Maarten Paes Kritik Performa Ajax, Van der Vaart dan Sneijder Minta Pulang ke Amerika

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, memberikan kritik tajam terhadap performa Ajax setelah timnya mengalami kekalahan 1-3 dari FC Groningen dalam pertandingan Eredivisie 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Euroborg, pada Minggu dini hari WIB, 8 Maret 2026.
Setelah pertandingan, Paes mengungkapkan rasa kecewa yang mendalam terhadap penampilan timnya. Ia menilai Ajax tidak mampu menunjukkan mentalitas tim yang kuat ketika menghadapi tekanan dalam pertandingan.
“Sebuah tim sejatinya terdiri dari individu yang siap berjuang habis-habisan untuk satu sama lain. Di saat-saat sulit, kita akan dapat mengetahui apakah kita benar-benar merupakan sebuah tim atau tidak. Kita semua perlu merenung dan mencari cara untuk berbenah,” tegas Paes, mengutip dari Voetbal International.
Paes juga menyoroti perubahan sikap para pemain ketika tim berada dalam situasi yang menantang.
“Ketika kami menang, semuanya tampak akrab. Namun, saat dalam kondisi sulit, di situlah terlihat apakah kita saling mendukung dan berjuang bersama. Sepak bola adalah permainan yang penuh dengan ketidaksempurnaan, namun setidaknya kita harus tetap bersatu sebagai sebuah tim,” tambahnya.
Meskipun demikian, kiper berusia 27 tahun ini menekankan bahwa ia tidak ingin menyalahkan individu tertentu. Ia lebih memilih untuk melakukan introspeksi diri terlebih dahulu.
“Saya bukan orang yang gemar menyalahkan orang lain. Saya cukup dewasa untuk mengambil tanggung jawab atas diri saya sendiri. Namun, semua orang bisa melihat bahwa kami saling mengecewakan di akhir pertandingan,” ungkap Paes.
Kekalahan dari Groningen ini juga menyebabkan manajemen Ajax mengambil langkah untuk merombak posisi pelatih. Direktur teknik klub, Jordi Cruyff, memutuskan untuk mencopot Fred Grim dari jabatannya sebagai pelatih tim utama dan menugaskannya kembali ke tim junior Jong Ajax. Sebagai gantinya, Ajax menunjuk Oscar Garcia untuk memimpin tim senior. Keputusan tersebut diambil pada Senin, 9 Maret 2026 dini hari WIB.
Pernyataan Paes pasca-pertandingan mendapatkan tanggapan negatif dari beberapa tokoh sepak bola Belanda. Legenda timnas Belanda, Rafael van der Vaart, menganggap komentar sang kiper tidak tepat.
“Teman-teman, tolonglah. Maarten Paes, sungguh, seorang penjaga gawang mengeluarkan pernyataan seperti itu. Saya akan segera memulangkannya ke Amerika Serikat,” ujar Van der Vaart, seperti yang dilaporkan oleh FC Update.
➡️ Baca Juga: Gresini Racing Mewarnai MotoGP 2026 dengan Sentuhan Budaya Indonesia yang Kuat
➡️ Baca Juga: Review Infinix Hot 40 Pro: HP Gaming Murah dengan Chipset Helio G99




