Ojol di Cibubur Antre Sejak Subuh karena Hoaks Info THR Pak Haji

Ratusan pengemudi ojek online berkumpul di depan Taman Wiladatika, Cibubur, pada Rabu, 11 Maret 2026, sekitar pukul 05.21 WIB.
Kumpulnya mereka dipicu oleh informasi yang menyebar mengenai rencana pembagian tunjangan hari raya (THR) oleh seseorang yang dikenal dengan sebutan “Pak Haji”. Berita ini diketahui beredar melalui pesan broadcast di grup WhatsApp yang diikuti oleh para driver.
Melalui unggahan di media sosial, terlihat kerumunan pengemudi yang antre di lokasi dan bahkan mengakibatkan satu jalur jalan terhambat. Situasi ini sempat menciptakan kepadatan lalu lintas di kawasan Jalan Alternatif Cibubur.
Beberapa pengemudi mengaku telah tiba di lokasi sejak pukul 03.00 WIB untuk mengantre, setelah menerima informasi mengenai pembagian THR yang dijanjikan.
Antrean yang panjang ini mengakibatkan arus lalu lintas menuju berbagai titik di kawasan Cibubur menjadi tersendat. Kemacetan dilaporkan terjadi dari arah menuju Cibubur Junction, jalur menuju LRT, halte TransJakarta, hingga akses menuju Tol Cibubur.
Kepadatan kendaraan juga terlihat mengular hingga Plaza Cibubur. Di sisi lain, arus lalu lintas mengalami perlambatan dari kawasan Taruna Jaya serta Jalan Jambore.
Peristiwa ini menarik perhatian warganet setelah video antrean pengemudi ojek online mulai beredar di berbagai platform media sosial.
Dalam narasi yang diunggah, disebutkan bahwa hingga sekitar pukul 07.30 WIB, sosok yang disebut sebagai “Pak Haji” belum juga muncul di lokasi yang dijanjikan.
Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono, membenarkan adanya antrean ojol di sekitar Taman Wiladatika Cibubur setelah mendapatkan informasi berantai bahwa seorang bernama Haji Popki akan memberikan THR sebesar Rp400 ribu.
Jupriono menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks.
“Itu adalah berita palsu yang menyatakan akan ada pembagian THR sebesar Rp400.000 per orang pada pagi tersebut oleh Haji Popki,” ungkap Jupriono saat dikonfirmasi oleh wartawan pada Rabu sore.
Kerumunan pengemudi yang awalnya menunggu di lokasi akhirnya perlahan berkurang setelah tidak ada kepastian mengenai pembagian THR yang dijanjikan.
➡️ Baca Juga: TBC Diduga Sebabkan Kematian Jurnalis Palu di Hotel
➡️ Baca Juga: Wamenaker Gebrak Meja Saat Sidak Pabrik Milik Jan Hwa Diana




