PSSI Akhirnya Buka Suara Tentang Nasib Elkan Baggott di Timnas Indonesia

Anggota Komite Eksekutif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Arya Sinulingga, memberikan penjelasan mengenai kemungkinan kembalinya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia untuk agenda FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Maret mendatang.
Elkan Baggott sudah cukup lama tidak tampil membela skuad Garuda. Terakhir kali, bek bertubuh tinggi ini bermain saat Timnas Indonesia tersingkir di babak 16 besar Piala Asia 2023 pada bulan Januari 2024.
Arya menegaskan bahwa ketidakhadiran Baggott bukanlah keputusan dari pelatih, melainkan lebih kepada pilihan pribadi sang pemain yang lebih memilih untuk fokus pada klubnya.
“Perihal Elkan, sebetulnya bukan keputusan pelatih, tetapi lebih kepada keputusan dari pemainnya sendiri. Dia lebih memilih untuk berkonsentrasi pada klubnya,” ungkap Arya di sela-sela acara buka puasa dan permainan sepak bola santai PSSI Pers di Lapangan C Gelora Bung Karno, Jakarta, pada hari Jumat.
Sebagai tangan kanan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, Arya juga menyatakan bahwa belum ada kepastian apakah Baggott akan dipanggil kembali untuk agenda FIFA Series yang akan datang. “Saat ini kami belum bisa memastikan. Semua tergantung pada kebutuhan tim,” jelasnya.
Nama Elkan Baggott sempat menjadi perhatian publik setelah ia tidak memenuhi panggilan untuk memperkuat timnas U-23 yang dilatih oleh Shin Tae-yong. Bek yang bernaung di Ipswich Town ini absen saat Indonesia berhadapan dengan Timnas Guinea U-23 dalam play-off menuju Olimpiade Paris 2024 yang berlangsung pada bulan Mei 2024.
Lain halnya, saat itu Baggott diketahui sedang berlibur bersama kekasihnya di Maladewa dan New York, Amerika Serikat.
Selain kontroversi tersebut, persaingan di lini belakang Timnas Indonesia juga semakin ketat. Sejumlah bek dari luar negeri seperti Jay Idzes, Kevin Diks, dan Justin Hubner kini menjadi pilihan utama di posisi yang sama. “Di posisi Elkan saat ini, banyak pilihan pemain yang tersedia,” ujar Arya.
Meskipun Timnas Indonesia telah mengalami pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert pada bulan Januari 2025, Baggott belum kembali masuk dalam skuad Garuda. Kini, dengan kehadiran pelatih baru John Herdman, peluang bagi bek kelahiran Bangkok itu untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia masih terbuka.
Arya bahkan menegaskan bahwa masalah utama yang dihadapi selama ini memang terletak pada keputusan pribadi Elkan. “Permasalahan sebenarnya ada di diri Elkannya,” ujarnya.
Musim ini, Elkan Baggott sendiri belum banyak mendapatkan kesempatan bermain di Ipswich Town. Bek yang memiliki darah Inggris-Indonesia ini baru tampil dalam tujuh pertandingan di berbagai kompetisi, termasuk Premier League 2, Piala FA, dan Premier League Cup.
➡️ Baca Juga: Bonus Bank Mandiri Rilis 5 Informasi DHE SDA
➡️ Baca Juga: Cara Buat 8-bit “Retro Avatar” dari Foto Wajahmu—Langsung di Shortcuts




