Rekor Mengerikan Teja Paku Alam yang Terlewat oleh John Herdman

Kiper Teja Paku Alam kembali membuktikan eksistensinya dengan peran krusial dalam keberhasilan Persib Bandung meraih kemenangan. Dalam laga lanjutan Super League Indonesia pada tanggal 9 Maret 2026, Teja berhasil menambah koleksi clean sheet setelah timnya mencatatkan kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0 melawan Persik Kediri.
Kemenangan ini tidak hanya mengukuhkan posisi Persib di puncak klasemen, tetapi juga semakin mempercantik catatan nirbobol Teja yang semakin bersinar.
Saat ini, kiper berusia 31 tahun itu telah mencatatkan 15 clean sheet dari total 22 pertandingan yang dimainkan sepanjang musim ini. Menurut data dari Transfermarkt, persentase nirbobolnya mencapai angka yang mengesankan, yaitu 68,2 persen—sebuah prestasi yang patut diperhitungkan di kancah kompetisi domestik.
Capaian luar biasa ini membuat Teja menyamai rekor clean sheet dalam satu musim di Liga Indonesia, yang sebelumnya dipegang oleh kiper Andritany Ardhiyasa dari Persija Jakarta sejak 2017.
Pada musim 2022/2023, Andritany berhasil mencatatkan 15 clean sheet, yang menjadi rekor tertinggi di liga selama satu musim.
Namun, peluang Teja untuk melampaui angka tersebut sangat terbuka. Persib Bandung masih memiliki 10 laga tersisa hingga akhir kompetisi, memberikan kesempatan bagi Teja untuk menambah koleksi clean sheet-nya.
“Alhamdulillah, saya merasa senang. Namun, ini bukan hanya hasil kerja saya sendiri; semua pemain di tim ini turut berkontribusi,” tuturnya.
“Pastinya kami akan terus berusaha untuk memperbaiki diri. Semoga ke depan kami bisa menambah jumlah clean sheet dan tim semakin kompak,” tambahnya.
Saat ini, Teja juga unggul cukup jauh dari rival-rivalnya dalam daftar kiper dengan clean sheet terbanyak di Super League musim ini.
Kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, menempati posisi kedua dengan sembilan clean sheet, sementara Aqil Savik, Cahya Supriadi, dan Nadeo Argawinata masing-masing mencatatkan delapan clean sheet. Ernando Ari juga berhasil mengoleksi tujuh nirbobol.
Menariknya, beberapa nama yang disebutkan tersebut juga masuk dalam daftar pemain yang dipanggil oleh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Meskipun konsistensinya di lapangan sangat mengesankan, Teja masih belum mendapatkan kesempatan untuk membela Timnas Indonesia. Banyak suporter di media sosial pun mulai mempertanyakan keputusan tersebut.
Namun, tampak bahwa staf pelatih lebih memilih untuk memberikan kesempatan bagi generasi muda di posisi penjaga gawang.
Saat ini, posisi kiper utama Timnas Indonesia masih diisi oleh Maarten Paes dan Emil Audero.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebelumnya juga menegaskan bahwa slot untuk kiper ketiga akan diprioritaskan bagi pemain yang lebih muda, agar mereka dapat belajar dari para seniornya.
➡️ Baca Juga: Inisiatif Sosial: Komunitas Bersatu Membantu Korban Bencana
➡️ Baca Juga: Pixel UI Lebih Ringan: Bukti Analisis 50 Aplikasi Sistem vs One UI 6.1




