AS Nyatakan Tidak Memerlukan Bantuan Negara Lain untuk Menjaga Keamanan Selat Hormuz

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa negara tersebut tidak memerlukan bantuan dari negara lain untuk memastikan keamanan di Selat Hormuz bagi pelayaran internasional.
Dalam pernyataannya, Trump menyampaikan, “Saya tidak mendesak mereka, karena kami tidak memerlukan siapa pun. Kami adalah negara terkuat di dunia dengan militer yang paling tangguh. Kami tidak membutuhkan bantuan dari negara lain.” Pernyataan ini disampaikan kepada wartawan pada tanggal 17 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa meskipun dalam beberapa situasi ia meminta dukungan, hal itu bukan karena kebutuhan mendesak, melainkan untuk mengukur reaksi dari negara-negara lain terkait situasi tersebut.
Trump juga mengungkapkan bahwa beberapa negara telah menunjukkan kesiapan untuk membantu Amerika Serikat dalam mengamankan Selat Hormuz, meskipun respon yang diterima bervariasi.
“Beberapa negara menunjukkan antusiasme, namun ada juga yang tidak terlalu bersemangat,” tambahnya.
Pada tanggal 28 Februari, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk ibukota Teheran, yang mengakibatkan kerusakan signifikan dan jatuhnya korban jiwa di kalangan sipil.
Sebagai respons, Iran melakukan serangan balasan terhadap wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika di Timur Tengah.
Ketegangan yang meningkat ini menyebabkan terjadinya penghentian de facto terhadap lalu lintas di Selat Hormuz, yang merupakan jalur vital untuk pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara yang berada di Teluk Persia ke pasar global.
Gangguan tersebut berdampak besar pada produksi dan ekspor minyak di kawasan yang sangat strategis ini.
➡️ Baca Juga: Perayaan Budaya: Festival Musik Internasional di Tengah Pandemi
➡️ Baca Juga: Kementerian Gelar 2 IPPA Fest – Berita Acara




