Truk Listrik Indomobil JAC Resmi Diluncurkan dan Dijual di PIK

Jakarta – Indomobil Group melalui divisi kendaraan listrik niaga, Indomobil JAC, telah resmi memulai ekspansi di segmen kendaraan komersial listrik di Indonesia. Peluncuran ini ditandai dengan pembukaan dealer 3S (Sales, Service, Spare Parts) pertama JAC yang berlokasi di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.
Dengan hadirnya dealer ini, Indomobil JAC memperkuat strategi untuk membangun ekosistem kendaraan niaga listrik di tanah air. Dealer ini diharapkan berfungsi sebagai pusat layanan sekaligus media untuk memperkenalkan truk listrik JAC kepada para pelaku industri logistik dan bisnis.
Dealer Indomobil JAC di PIK berdiri di atas lahan seluas sekitar 17.900 meter persegi, dilengkapi dengan bangunan dua lantai yang dirancang sebagai pusat layanan terpadu. Di dalamnya terdapat showroom, ruang konsultasi penjualan, area servis, dan fasilitas test drive bagi calon konsumen.
Lantai pertama berfungsi sebagai area pameran kendaraan dan bengkel layanan purna jual. Sementara itu, lantai kedua digunakan sebagai ruang operasional dan kantor yang mendukung berbagai aktivitas bisnis perusahaan.
Untuk mendukung layanan purna jual, dealer ini dilengkapi dengan tiga service bay yang mampu menangani hingga enam unit kendaraan secara bersamaan. Fasilitas ini dirancang agar kendaraan operasional pelanggan dapat segera kembali digunakan, sehingga tidak mengganggu kelangsungan aktivitas bisnis mereka.
Reggie Kurnia, Chief Operating Officer Indomobil JAC, menyatakan bahwa pembukaan dealer ini merupakan langkah penting dalam strategi pengembangan jaringan kendaraan niaga listrik di Indonesia. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan solusi kendaraan komersial yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
“Cabang 3S yang pertama ini menjadi fondasi dari ekosistem layanan kendaraan niaga listrik kami di Indonesia. Kami ingin memastikan bahwa pelanggan tidak hanya mendapatkan produk berkualitas, tetapi juga dukungan purna jual yang cepat, terintegrasi, dan profesional,” ungkapnya dalam keterangan resmi.
Ia juga berpendapat bahwa penggunaan kendaraan listrik dalam sektor logistik bukan sekadar tren yang sedang berkembang dalam industri otomotif global. Teknologi ini dapat menjadi solusi nyata untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung target pengurangan emisi yang diharapkan.
“Transformasi menuju kendaraan listrik bukan hanya sebagai tren, tetapi merupakan solusi konkret untuk meningkatkan efisiensi bisnis dan berkontribusi pada keberlanjutan di Indonesia,” tambah Reggie.
➡️ Baca Juga: Kegiatan Sosial: Masyarakat Bersatu Membantu Korban Bencana
➡️ Baca Juga: Jatim Park Buka Suara soal Pengunjung Jatuh dari Wahana


