Fabregas Tanggapi Kemenangan Como atas AS Roma 2-1 dan Keberhasilan Masuk 4 Besar Serie A

Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, menyatakan bahwa timnya belum ingin berfokus pada kemungkinan tampil di Liga Champions musim depan, meskipun mereka baru saja meraih kemenangan signifikan atas AS Roma dengan skor 2-1 di Stadion Giuseppe Sinigaglia dalam lanjutan Liga Italia.
Kemenangan tersebut mengangkat Como ke posisi empat besar Serie A dengan total 54 poin, melampaui AS Roma dan Juventus, di tengah persaingan yang semakin ketat menjelang akhir musim.
Como sempat tertekan setelah AS Roma berhasil mencetak gol lebih dulu melalui penalti yang dieksekusi oleh Donyell Malen pada menit ketujuh. Namun, tim tuan rumah menunjukkan semangat juang yang tinggi dan berhasil membalikkan keadaan dengan gol Anastasios Douvikas pada menit ke-59 dan Diego Carlos pada menit ke-79.
Pertandingan berubah setelah Roma harus bermain dengan sepuluh pemain menyusul kartu merah yang diterima Wesley Franca pada menit ke-64. Keputusan tersebut memberikan keuntungan bagi Como untuk meningkatkan tekanan dan akhirnya meraih kemenangan.
Fabregas memberikan pujian kepada timnya yang mampu bereaksi dengan baik setelah tertinggal di awal pertandingan. Ia menekankan bahwa para pemain menunjukkan fokus yang tinggi, mentalitas yang kuat, dan tetap berpegang pada cara bermain yang menjadi identitas tim.
“Saya melihat, dengan cara tertentu, tim ini selalu menemukan cara untuk bermain dengan baik,” ungkap Fabregas dalam konferensi pers setelah pertandingan.
“Saya melihat tim yang selalu siap dan waspada. Setelah penalti tersebut, mudah untuk kehilangan konsentrasi, tetapi para pemain saya menunjukkan semangat yang luar biasa,” tambahnya.
Menurut Fabregas, kunci keberhasilan Como saat ini terletak pada konsistensi, mentalitas, dan arah permainan yang sedang mereka bangun. Meskipun hasil positif terus mengalir, ia menekankan pentingnya untuk tetap rendah hati dan tenang.
“Ini adalah kekuatan kami saat ini. Konsistensi, mentalitas, dan visi yang kami miliki di Como. Namun, kerendahan hati dan ketenangan adalah kunci utama,” kata Fabregas.
Walaupun saat ini Como berada di posisi keempat yang berpotensi membawa mereka ke Liga Champions musim depan, Fabregas memilih untuk tidak terburu-buru membahas target itu. Dengan sembilan pertandingan tersisa, persaingan masih sangat ketat dengan Juventus yang mengumpulkan 53 poin dan Roma dengan 51 poin.
“Kami tidak membahas Liga Champions di sini,” tegas Fabregas.
➡️ Baca Juga: Krisis Pangan: Tantangan dan Langkah Mengatasinya
➡️ Baca Juga: Pemerintah Salurkan Rp100 M untuk Bantuan Pascabencana Gelombang Kedua di Aceh Timur




