IHSG Menembus 7.500, Sektor Energi Menguat di Tengah Ketegangan Konflik AS-Iran

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencapai level yang diperkirakan pasar dengan peningkatan 0,56 persen atau 41,69 poin, menembus angka 7.500 pada penutupan perdagangan hari ini, Senin, 13 April 2026.
Dalam pantauan di aplikas Stockbit, IHSG menunjukkan pergerakan cenderung stabil pada sesi perdagangan kedua. Di sesi pagi, indeks sempat merosot kembali ke level 7.358, menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi.
Menurut analisis dari Tim Phintraco Sekuritas, IHSG dibuka dengan kecenderungan melemah. Hal ini disebabkan oleh lonjakan harga minyak mentah setelah negosiasi antara AS dan Iran gagal mencapai kata sepakat. Presiden Trump juga mengumumkan bahwa Angkatan Laut AS akan melakukan blokade di Selat Hormuz, menambah ketegangan yang ada.
Nilai transaksi harian tercatat mencapai Rp 20,44 triliun dengan volume transaksi mencapai 425,08 juta saham. Angka tersebut merupakan akumulasi dari 2,56 juta transaksi jual-beli yang dilakukan oleh para investor.
Tim Analis Phintraco Sekuritas juga menyoroti bahwa kegagalan dalam negosiasi dan blokade Selat Hormuz oleh AS telah mengurangi harapan untuk menyelesaikan konflik di Timur Tengah. Situasi ini dapat memperburuk ketegangan geopolitik dan berpotensi mengguncang pasar energi global.
Namun, IHSG berhasil berbalik arah dan bergerak ke zona positif berkat penguatan pada saham-saham di sektor energi, bahan dasar, dan siklis, meskipun sektor keuangan mengalami penurunan.
Sektor energi mencatatkan peningkatan tertinggi dengan kenaikan sebesar 2,64 persen. Di sisi lain, sektor keuangan mengalami koreksi sebesar 1,31 persen, sedangkan sektor kesehatan turun 0,23 persen.
Sektor bahan baku juga menunjukkan penguatan dengan kenaikan 2,36 persen. Sektor konsumer siklikal meningkat sebesar 2,30 persen, diikuti oleh sektor industri yang naik 1,84 persen. Sektor konsumer non-siklikal juga mengalami kenaikan sebesar 1,27 persen, sektor teknologi melonjak 1,14 persen, sektor infrastruktur naik 0,96 persen, dan sektor properti menguat tipis sebesar 0,19 persen.
Secara teknikal, indikator MACD menunjukkan pola histogram positif yang berkelanjutan. Namun, indikator Stochastic RSI sudah berada di zona overbought, yang menunjukkan potensi pembalikan arah.
Beberapa emiten mencatatkan lonjakan harga yang signifikan pada daftar saham unggulan, antara lain:
– Barito Pacific Tbk (BRPT)
Saham BRPT memimpin dengan kenaikan 14,36 persen atau 275 poin, ditutup pada level 2.190.
– PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
Saham MEDC juga mengalami penguatan sebesar 6,11 persen atau 95 poin, mencapai posisi 1.650.
– PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)
Saham EMTK mencatatkan kenaikan 5,71 persen atau 50 poin, berakhir di level 925.
➡️ Baca Juga: Keterampilan Penting untuk Memulai Bisnis Dropshipping Modern yang Konsisten Menguntungkan Setiap Hari
➡️ Baca Juga: Senegal Menolak Mengembalikan Trofi AFCON 2025 yang Disimpan di Fasilitas Militer




