Prabowo Turunkan Biaya Haji Rp2 Juta Meski Harga Avtur Naik untuk Perlindungan Rakyat Miskin

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan penurunan biaya haji sebesar Rp2 juta untuk tahun 2026. Keputusan ini diambil meskipun harga avtur mengalami kenaikan, yang menunjukkan keberanian pemerintah dalam melindungi masyarakat, khususnya calon jemaah haji.
Dalam rapat kerja pemerintah yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta pada 8 April 2026, Prabowo menekankan, “Kami telah memutuskan bahwa biaya haji untuk tahun 2026 akan diturunkan sekitar Rp2 juta, kecuali jika ada keputusan berbeda dari pemerintah Arab Saudi.” Pernyataan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk menjaga aksesibilitas haji bagi masyarakat.
Prabowo menjelaskan bahwa penurunan biaya haji ini merupakan bagian dari upaya melindungi masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu. Meskipun harga avtur meningkat, pemerintah tetap bertekad untuk menurunkan biaya haji demi kepentingan rakyat.
“Walaupun harga avtur naik, kami tetap berani menurunkan biaya haji untuk tahun ini. Ini adalah komitmen pemerintah untuk melindungi rakyat yang paling rentan,” ungkapnya.
Sebelumnya, harga avtur di dalam negeri mengalami lonjakan signifikan pada awal April 2026. Kenaikan ini disebabkan oleh penurunan pasokan energi akibat eskalasi konflik di Timur Tengah yang masih berlanjut.
Sebelum pemerintah Indonesia menaikkan harga avtur, harga bahan bakar jet di Amerika Serikat telah meningkat tajam, mencapai 95 persen sejak sebelum terjadinya konflik di Timur Tengah. Berdasarkan data dari Argus U.S. Jet Fuel Index, harga bahan bakar jet melonjak dari US$2,50 per galon pada 27 Februari 2026 menjadi US$4,88 per galon pada 2 April 2026.
Jumlah tersebut setara dengan hampir US$205 atau sekitar Rp3.490.740, berdasarkan estimasi kurs Rp17.030 per dolar AS. Lonjakan harga ini berdampak pada tarif tiket pesawat yang meningkat, menyebabkan ribuan penerbangan dibatalkan karena maskapai harus menanggung beban biaya operasional yang membengkak.
Kondisi yang sama juga terlihat di Indonesia. Data dari Pertamina pada 6 April 2026 menunjukkan bahwa harga avtur di berbagai bandara mengalami kenaikan yang signifikan, bahkan mendekati 70 persen.
Di Bandara Soekarno-Hatta (CGK), harga avtur yang awalnya termurah, meningkat dari Rp13.656,51 menjadi Rp23.551,08 per liter. Sementara itu, di Bandara Kualanamu (KNO), harga avtur melonjak dari Rp14.925,33 per liter menjadi Rp24.819,90 per liter.
➡️ Baca Juga: Cairan Ajaib yang Menipu WNA Korsel hingga Rugi Rp1,6 M Ternyata Hanya Air Detergen
➡️ Baca Juga: Cara Buat 8-bit “Retro Avatar” dari Foto Wajahmu—Langsung di Shortcuts




