AS-Israel Lakukan Serangan Terhadap 30 Universitas di Iran Sejak 28 Februari 2023

Amerika Serikat dan Israel telah melancarkan serangan terhadap 30 universitas di Iran sejak konflik yang dimulai pada 28 Februari 2023, menurut pernyataan Menteri Sains, Penelitian, dan Teknologi Iran, Hossein Simaei Sarraf, kepada RIA Novosti pada hari Senin.
Sarraf menegaskan bahwa musuh secara terbuka menargetkan institusi pendidikan dan penelitian di Iran. “Laboratorium, ruang kelas, dan asrama mahasiswa telah menjadi sasaran serangan. Hingga saat ini, sudah ada 30 universitas yang terkena dampak di seluruh negeri,” ujarnya.
Menurutnya, tindakan agresif yang dilakukan oleh AS dan Israel ini mencerminkan keputusasaan mereka setelah gagal mendapatkan hasil yang diinginkan dalam konfrontasi langsung dengan angkatan bersenjata Iran.
Pada tanggal 28 Februari, kedua negara tersebut melakukan serangan militer dengan menyerang berbagai target strategis di Iran, termasuk lokasi-lokasi di ibu kota, Teheran.
Serangan tersebut menyebabkan kerusakan signifikan serta korban jiwa di kalangan sipil. Sebagai respons, Iran melakukan serangan balasan terhadap wilayah Israel dan fasilitas militer yang dimiliki AS di kawasan Timur Tengah.
Awalnya, AS dan Israel beralasan bahwa tindakan mereka diperlukan untuk menghancurkan program nuklir Iran. Namun, seiring berjalannya waktu, alasan tersebut beralih menjadi niatan untuk merubah rezim yang sedang berkuasa di negara tersebut.
➡️ Baca Juga: KCI Kantongi Identitas Pelaku Pelecehan Seksual di Stasiun Tanah Abang
➡️ Baca Juga: Remaja 15 Tahun di Langkat Ditangkap Polisi Usai Mencuri Sepeda Motor




