Liam Rosenior Dipecat dari Chelsea Setelah Mengalami Lima Kekalahan Beruntun

Keputusan mengejutkan telah diambil oleh Chelsea FC, yang memutuskan untuk mengakhiri kerjasama dengan pelatih kepala Liam Rosenior. Langkah ini diambil setelah tim mengalami serangkaian hasil buruk yang tak kunjung berakhir, memicu perubahan yang dirasa perlu demi masa depan klub.
Pengumuman resmi pemecatan tersebut disampaikan pada Rabu waktu setempat melalui situs resmi klub. Chelsea menyatakan bahwa keputusan ini bukanlah hasil dari pertimbangan yang terburu-buru, melainkan hasil dari penilaian menyeluruh terhadap performa tim dalam beberapa pekan terakhir.
“Klub hari ini telah mengakhiri hubungan kerja dengan pelatih kepala Liam Rosenior. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan usaha yang telah ia tunjukkan selama menjabat di klub ini,” demikian bunyi pernyataan resmi Chelsea.
Dalam pernyataan itu, manajemen klub juga mengapresiasi sikap profesional yang ditunjukkan oleh Rosenior sejak awal diangkat sebagai pelatih di tengah musim. “Liam telah menunjukkan profesionalisme dan integritas yang tinggi sejak awal menjabat. Ini adalah keputusan yang sulit untuk diambil, namun hasil dan performa tim belakangan ini tidak memenuhi ekspektasi, meskipun masih ada banyak hal yang bisa diperjuangkan di musim ini,” tambah mereka.
Liam Rosenior baru menjabat sebagai pelatih kepala Chelsea sejak 8 Januari 2026, menggantikan Enzo Maresca. Namun, masa kepemimpinannya terbilang singkat. Dari total 23 pertandingan yang dilalui, pelatih asal Inggris tersebut hanya mampu meraih rata-rata 1,52 poin per pertandingan.
Meski demikian, perjalanan Chelsea di bawah asuhan Rosenior tidak sepenuhnya buruk. Dia berhasil membawa The Blues melangkah hingga babak 16 besar Liga Champions, sebelum akhirnya terhenti oleh Paris Saint-Germain. Namun, kinerja tim di kompetisi domestik justru menunjukkan penurunan yang signifikan.
Rentetan lima kekalahan berturut-turut di Liga Inggris menjadi momen krusial yang mempercepat keputusan manajemen. Hasil buruk tersebut membuat peluang Chelsea untuk mengamankan tempat di zona Liga Champions musim depan semakin menipis.
Sebagai langkah sementara, Chelsea telah menunjuk Calum McFarlane sebagai pelatih interim hingga akhir musim. Ia akan didampingi oleh staf kepelatihan yang sudah ada, dengan tujuan untuk menjaga harapan klub lolos ke kompetisi Eropa dan melanjutkan perjalanan di Piala FA.
“Calum McFarlane akan memimpin tim hingga akhir musim, dengan dukungan penuh dari staf yang ada. Kami berupaya mengamankan tiket Eropa dan melangkah lebih jauh di Piala FA,” jelas Chelsea dalam pernyataannya.
Sementara itu, manajemen klub juga mengindikasikan akan melakukan evaluasi internal sebelum menetapkan pelatih permanen. Mereka ingin memastikan bahwa keputusan selanjutnya adalah langkah yang tepat demi stabilitas jangka panjang klub.
➡️ Baca Juga: Laporan HRW Mengungkap Tiongkok Memaksa Umat Katolik Bawah Tanah Bergabung dengan Gereja Resmi
➡️ Baca Juga: Kemlu Mengutuk Pengibaran Spanduk ‘Rising Lion’ oleh Militer Israel di RS Indonesia Gaza




