Media Vietnam Tanggapi Rencana Naturalisasi Demiane Agustien untuk Timnas Indonesia

Media di Vietnam, Soha.vn, memberikan perhatian serius terhadap rencana Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang sedang mempertimbangkan proses naturalisasi gelandang muda Arsenal, Demiane Agustien, agar dapat memperkuat Timnas Indonesia.
Berita ini mencuat setelah Staf Khusus Menteri Hukum untuk bidang Transformasi Digital, Noor Korompot, membagikan informasi pada Selasa (13/10/2026) mengenai upaya tim pengacara PSSI yang sedang merintis proses alih kewarganegaraan untuk pemain berusia 19 tahun tersebut.
Dalam analisisnya, media Vietnam tidak hanya memberikan pujian, tetapi juga mengungkapkan kekhawatirannya tentang peningkatan potensi kekuatan Timnas Indonesia, baik di level senior maupun U-23, apabila Demiane, yang memiliki darah campuran Mesir-Indonesia dan lahir di Belanda, berhasil dinaturalisasi.
Soha.vn menyatakan, “Indonesia menimbulkan kekhawatiran bagi tim nasional Vietnam setelah berencana untuk menaturalisasi pemain muda berbakat Arsenal. Ini menjadi tanda bagi tim-tim Asia Tenggara, termasuk Vietnam, bahwa Tim Nasional Indonesia bisa memiliki banyak bintang naturalisasi yang berkualitas tinggi.”
Media ini juga menilai Agustien memiliki fleksibilitas posisi yang sangat dibutuhkan oleh tim asuhan John Herdman, baik sebagai gelandang serang maupun sebagai penyerang sayap. Kehadiran pemain yang saat ini bermain di Premier League 2 dengan Arsenal U-21 diperkirakan akan menjadi ancaman serius dalam persaingan di kawasan Asia Tenggara.
“Demiane Agustien memiliki kualitas yang dicari oleh pelatih Herdman karena ia dapat bermain dengan baik di posisi gelandang serang maupun sayap. Jika mereka berhasil menambah kekuatan skuad dengan Agustien, Timnas Indonesia akan menjadi semakin kompetitif di level U-23 dan tim nasional senior di masa mendatang. Hal ini dapat menciptakan tantangan signifikan bagi para pesaing di kawasan, termasuk tim nasional Vietnam,” tambah Soha.vn.
Secara genealogis, pemain yang lahir pada tahun 2007 ini mendapatkan garis keturunan Indonesia dari pihak ibunya, yang merupakan keturunan Jakarta.
Kondisi demikian menjadikan proses perpindahan kewarganegaraannya memenuhi prinsip yang dipegang oleh PSSI, yang mengutamakan pemain keturunan dalam program naturalisasi.
Walaupun proses di PSSI saat ini masih dalam tahap kajian dan penjajakan hukum, informasi mengenai kemungkinan bergabungnya Agustien telah memicu reaksi luas di kalangan publik sepak bola Asia Tenggara.
➡️ Baca Juga: Warga Korban Gempa NTT Mengungsi, Remaja 17 Tahun Membobol Rumah dan Mencuri Emas
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Mengelola Aset Crypto Saat Transisi dari Bull Market ke Puncak Baru




