Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Basarnas Percepat Evakuasi Tujuh Korban Luka Berat Gempa NTT dengan Helikopter

Basarnas telah mengambil langkah cepat dalam proses evakuasi udara terhadap tujuh orang yang mengalami luka serius akibat gempa bumi berkekuatan 7,7 yang mengguncang Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka dipindahkan menuju RSUD Pratama Komodo yang terletak di Labuan Bajo untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menginformasikan bahwa hingga pukul 15.00 WITA, semua korban yang mengalami cedera parah telah berhasil dievakuasi menggunakan helikopter, sehingga mereka dapat segera mendapatkan perawatan yang mendesak.

“Proses evakuasi dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang pertama menggunakan Helikopter Dauphin yang membawa tiga korban serta tim medis, sedangkan gelombang kedua mengangkut empat korban,” jelas Syafii dalam keterangannya, pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Syafii menambahkan bahwa para penyintas mengalami cedera fisik yang parah, sebagian besar akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Jenis cedera yang dialami meliputi patah tulang, dislokasi, trauma pada tulang belakang, serta luka serius di bagian tangan.

Penggunaan helikopter Dauphin yang ditempatkan di lokasi bencana terbukti menjadi strategi kunci untuk mengatasi keterbatasan akses darat. Hal ini sangat penting untuk mempercepat proses pemindahan korban dari wilayah yang terdampak parah di Manggarai Timur menuju fasilitas kesehatan yang siap menangani mereka.

Selain evakuasi melalui udara, Syafii memastikan bahwa Basarnas juga mengerahkan personel dan kapal laut. Tim Rescue dari Kantor SAR Kupang berkolaborasi dengan unsur TNI, Polri, dan Potensi SAR menggunakan KN SAR Antareja untuk menjangkau daerah pesisir yang juga terkena dampak bencana.

“Penambahan jumlah personel dan alat utama SAR diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dalam melakukan pencarian dan pertolongan darurat bagi masyarakat yang masih membutuhkan bantuan, baik di daerah pedalaman maupun di kepulauan NTT,” ujarnya.

Menurut data sementara dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang bertindak sebagai koordinator di lapangan, lebih dari 5.000 orang telah mengungsi. Mereka memilih untuk tinggal di posko pengungsian atau mengungsi secara mandiri.

Sebagian besar pengungsi mengalami kerusakan pada tempat tinggal mereka, mulai dari kerusakan ringan hingga berat akibat gempa berkekuatan 7,7 yang terjadi pada Jumat, 15 Agustus 2026. Tim gabungan yang melakukan pendataan di lapangan mencatat bahwa setidaknya 914 rumah mengalami kerusakan berat, 126 rumah rusak sedang, dan 317 rumah mengalami kerusakan ringan akibat guncangan tersebut.

Kerusakan yang ditimbulkan juga berdampak pada sejumlah fasilitas publik. Catatan menunjukkan bahwa 93 fasilitas pendidikan, 36 fasilitas kesehatan, dan 38 kantor pemerintah mengalami kerusakan. Hingga hari Senin, 17 Agustus 2026, telah tercatat ratusan orang mengalami luka-luka, dan sebanyak 68 orang dinyatakan meninggal dunia akibat bencana ini.

    ➡️ Baca Juga: Perdagangan Internasional: Tren dan Tantangan Terkini

    ➡️ Baca Juga: Airlangga Segera Selesaikan Pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan dan Tujuannya

    Related Articles

    Back to top button