Laporan Penipuan Ruben Onsu Akan Dicabut Setelah Penyelesaian Damai

Kabar terbaru mengenai presenter Ruben Onsu menyajikan perkembangan signifikan dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang tengah dihadapinya. Setelah melalui rangkaian proses yang cukup panjang, Ruben dan pihak pelapor yang dikenal dengan inisial DM akhirnya mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan masalah tersebut secara damai dan kekeluargaan.
Pertemuan yang menjadi momen penting bagi kedua belah pihak berlangsung di area Wijaya, Jakarta Selatan, pada hari Senin, 31 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, Ruben Onsu didampingi oleh tim pengacaranya, Jhon LBF dan Machi Achmad, yang siap memberikan dukungan hukum.
Di sisi lain, pihak pelapor, yang dikenal dengan nama Priyatno atau P, hadir bersama pengacaranya, Ahmad Ramzy. Suasana pertemuan ini juga menarik perhatian, terutama ketika sahabat dekat Ruben, Ivan Gunawan, terlihat hadir untuk memberikan dukungan moral kepada presenter tersebut.
Ruben Onsu Memilih Jalur Damai
Setelah pertemuan berlangsung, Ruben Onsu mengonfirmasi bahwa permasalahan yang sebelumnya berujung pada laporan hukum telah mencapai titik terang melalui kesepakatan damai yang dicapai.
Ruben mengungkapkan bahwa pilihan untuk menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan muncul setelah ia menerima banyak masukan dari tim hukum yang mendampingi. Ia merasa bahwa pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan di masa depan.
“Dari awal sudah ada pembicaraan untuk berdamai, dan saya memperoleh banyak masukan dari pengacara yang membuat saya lebih dewasa dalam bertindak,” ungkap Ruben Onsu kepada awak media pada Senin, 31 Agustus 2026.
Dalam rangka penyelesaian masalah ini, Ruben Onsu juga menyinggung adanya isu terkait aset yang sedang diupayakan untuk diselesaikan. Ia menjelaskan bahwa saat ini ia tengah dalam proses menjual beberapa asetnya, namun terdapat kebutuhan mendesak yang harus segera dituntaskan.
“Memang ini rencananya begitu, tetapi saat ini saya juga dalam proses menjual aset. Namun, ada keperluan mendesak yang perlu saya selesaikan terlebih dahulu sebelum ada yang membeli aset saya,” tambah Ruben.
Ruben Onsu menekankan bahwa sejak awal, ia tidak memiliki niat untuk memperpanjang konflik yang ada. Ia lebih memilih untuk menghadapi masalah tersebut dan mencari solusi yang dapat diterima oleh semua pihak yang terlibat.
Ruben melihat proses ini sebagai kesempatan untuk melakukan introspeksi dan perbaikan diri. Ia mengakui bahwa banyak arahan yang ia terima dari Jhon LBF, yang didasarkan pada pengalaman dan keahlian yang dimiliki pengacaranya tersebut.
➡️ Baca Juga: Teknik Relaksasi Efektif untuk Menenangkan Pikiran Saat Emosi Tidak Stabil
➡️ Baca Juga: Ibunda Jupe Minta Bantuan Raffi Ahmad untuk Membeli Apartemen di Tengah Kesulitan Ekonomi




