pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
berita

Korban Keracunan MBG Diusulkan Menerima Kompensasi Uang dari Pemerintah oleh Komisi IX DPR

Jakarta – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mengajukan agar pemerintah memberikan perhatian penuh kepada individu yang menjadi korban keracunan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Pertama-tama, saya berharap Badan Gizi Nasional (BGN) dapat memastikan bahwa semua korban mendapatkan perawatan kesehatan yang diperlukan hingga mereka pulih sepenuhnya,” ungkap Charles di Gedung DPR, Jakarta Pusat, pada Senin, 14 September 2026.

Selain itu, Charles juga mengusulkan agar semua korban keracunan MBG berhak menerima kompensasi finansial dari pemerintah.

“Selain itu, saya berharap BGN dapat merumuskan suatu mekanisme kompensasi untuk para korban dan keluarganya,” tambahnya.

Dia menekankan bahwa kompensasi ini seharusnya tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang mengalami keracunan di masa depan, tetapi juga bagi mereka yang telah menjadi korban sejak awal pelaksanaan program tersebut.

“Penting untuk diingat bahwa saat anak-anak menjadi korban keracunan, dampaknya tidak hanya pada kesehatan fisik mereka. Ada juga aspek mental yang terpengaruh, seperti trauma dan gangguan emosional,” jelasnya.

“Belum lagi, keluarga yang mungkin harus mengantar anak-anak mereka untuk berobat sehingga tidak bisa bekerja, yang menyebabkan mereka kehilangan penghasilan. Oleh karena itu, sangat krusial untuk memiliki mekanisme kompensasi ketika kasus keracunan terjadi,” tambah Charles.

Dia mendesak agar BGN segera merancang sistem kompensasi tersebut. Hal ini karena ia yakin bahwa insiden keracunan serupa akan kembali terjadi di masa mendatang.

“Melihat data yang ada, sepertinya tanpa adanya perubahan yang signifikan dalam desain program ini, kasus keracunan akan terus berlanjut,” ujarnya.

“Oleh karena itu, sangat penting bagi BGN atau pemerintah untuk memiliki mekanisme yang jelas untuk memberikan kompensasi dan mengganti kerugian kepada mereka yang sudah menjadi korban keracunan,” pungkasnya.

    ➡️ Baca Juga: BUMN Harus Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat Sekitar PSN, Bukan Hanya Fokus pada Profit

    ➡️ Baca Juga: Jose Mourinho Kembali Latih Real Madrid, Timnas Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

    Related Articles

    Back to top button