www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

depo 10k depo 10k
lifestyle

PJJ Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Zaskia Adya Mecca Tanggapi Nasib Anak-anak Korban Gempa NTT

Erupsi Gunung Anak Krakatau baru-baru ini memberikan dampak signifikan terhadap pelaksanaan pendidikan di Jakarta. Dalam rangka menghadapi potensi paparan abu vulkanik yang telah menjangkau wilayah Jabodetabek, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memutuskan untuk menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai Senin, 7 September 2026.

Keputusan ini memaksa banyak orang tua untuk kembali mendampingi anak-anak mereka dalam proses belajar dari rumah. Salah satu yang merasakan efek dari kebijakan ini adalah aktris Zaskia Adya Mecca, yang merupakan ibu dari lima anak. Melalui akun media sosialnya, Zaskia membagikan pengalamannya ketika anak-anaknya harus kembali bersekolah secara daring.

Zaskia mencatat bahwa muncul kepanikan di kalangan orang tua akibat penerapan PJJ yang terbilang mendadak. Berbagai pertanyaan terkait jadwal pembelajaran, tautan kelas, serta kesiapan anak-anak menjadi topik hangat di antara mereka.

“Harus kembali ke sekolah online dengan lima anak akibat erupsi Anak Krakatau. Banyak orang dewasa yang panik kemarin, ‘Besok anak sekolah bagaimana?’ Setelah mendapatkan informasi tentang pembelajaran daring, sejak pagi sudah ramai pertanyaan, ‘Jam berapa mulai? Anaknya sangat menunggu ini. Di mana link-nya, dan lain-lain,'” tulis Zaskia Adya Mecca di Instagram pada 7 September 2026.

Meski dia memahami kekhawatiran orang tua, Zaskia mengajak masyarakat untuk melihat situasi ini dari sudut pandang yang lebih luas. Dia teringat dengan anak-anak yang ditemuinya saat berkunjung ke Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) sekitar seminggu yang lalu.

Sementara anak-anak di Jakarta masih bisa mengikuti pembelajaran daring, situasi berbeda dihadapi anak-anak yang ditemui Zaskia di Flores. Mereka terpaksa menghadapi masalah yang lebih mendasar akibat bencana dan belum bisa kembali ke sekolah seperti biasanya.

Zaskia mencatat bahwa beberapa anak yang ditemuinya menyatakan kerinduan untuk kembali bersekolah dan meminta bantuan untuk perlengkapan pendidikan.

“Saya teringat seminggu lalu ketika saya berada di Flores, hampir semua anak yang saya temui mengatakan, ‘Kami ingin sekolah, Kak. Kakak bawakan kami perlengkapan sekolah. Kapan kami bisa kembali ke sekolah?'” tambahnya.

Unggahan Zaskia tersebut menjadi pengingat bahwa dampak bencana terhadap pendidikan tidak hanya terbatas pada perubahan metode belajar. Bagi anak-anak di daerah yang mengalami bencana parah, akses untuk kembali belajar di ruang kelas bisa menjadi tantangan yang jauh lebih rumit.

    ➡️ Baca Juga: Memahami Analisis Risiko Ekonomi Saat Ini: Kunci Menghadapi Ketidakpastian

    ➡️ Baca Juga: Harga Emas Global Meningkat Karena Ketegangan Iran, Investor Cari Safe Haven

    Related Articles

    Back to top button