Uji Coba Kemon Dimulai, Tingkatkan Mobilitas dan Konektivitas Masyarakat Secara Signifikan

Jakarta – Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran), yang beroperasi di bawah naungan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), baru-baru ini melaksanakan soft launching dan uji coba layanan shuttle bus bernama “Kemon.” Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dan konektivitas masyarakat sekitar.
Layanan shuttle bus ini hadir sebagai respons terhadap tingginya kebutuhan mobilitas yang terus meningkat, sejalan dengan berkembangnya berbagai aktivitas seperti hunian, komersial, perkantoran, dan fasilitas publik di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Direktur Utama PPK Kemayoran, Teddy Robinson Siahaan, menegaskan bahwa pengembangan layanan shuttle bus merupakan bagian dari komitmen PPK untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Shuttle bus ini lebih dari sekadar sarana transportasi; ini adalah upaya kami untuk menciptakan konektivitas yang lebih baik di kompleks Kemayoran. Kami ingin memastikan masyarakat dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan lebih mudah, nyaman, dan terintegrasi,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Selasa, 29 September 2026.
Menurut Teddy, kehadiran shuttle bus ini juga merupakan langkah strategis PPK Kemayoran dalam mendukung transformasi kawasan Kemayoran menjadi pusat bisnis yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Dalam rencana operasionalnya, shuttle bus ini akan tersedia untuk seluruh masyarakat tanpa biaya, beroperasi mulai pukul 05.30 hingga 22.00 WIB. Jarak waktu kedatangan antarbus di setiap halte direncanakan setiap 20 menit.
“Kami berharap layanan ini dapat menjadi bagian integral dari ekosistem mobilitas di Kemayoran yang semakin terintegrasi,” tambahnya.
Di sisi lain, Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama, menyatakan bahwa kehadiran shuttle bus gratis ini akan sangat mempermudah konektivitas di kawasan Kemayoran.
“Dengan dioperasikannya bus ‘KEMON’ ini, aksesibilitas, mobilitas, dan konektivitas di Kemayoran akan semakin mudah dijangkau secara gratis, sehingga semua fasilitas di kompleks ini dapat diakses dengan lebih mudah,” ungkapnya.
Rencana operasional untuk layanan shuttle bus ini mencakup dua rute utama, yaitu loop utara dan loop selatan, yang masing-masing akan dilayani oleh dua armada bus.
➡️ Baca Juga: Ekspresi Inara Rusli Saat Ditanya Tentang Pria Pecinta Frozen Yogurt Memicu Curiga Netizen
➡️ Baca Juga: PSSI Resmi Menunjuk Sumatera Utara Sebagai Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026




