Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Pesawat Tanker AS Jatuh di Iran saat Operasi Militer, Tidak Terkena Serangan Rudal

Sebuah pesawat tanker militer yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat dilaporkan mengalami kecelakaan di wilayah barat Irak pada hari Kamis, 12 Maret 2026. Pesawat tersebut mengangkut enam personel militer AS saat insiden tersebut terjadi.

Menurut informasi yang diperoleh dari seorang pejabat AS yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, pesawat yang jatuh adalah KC-135, yang merupakan tipe pesawat pengisian bahan bakar. Pesawat lain yang terlibat dalam misi yang sama berhasil mendarat dengan selamat di lokasi yang berbeda.

Komando Pusat AS, yang dikenal sebagai United States Central Command (CENTCOM), mengonfirmasi bahwa upaya penyelamatan tengah dilakukan setelah pesawat tersebut jatuh di area yang dianggap sebagai “wilayah udara ramah” di Irak barat.

CENTCOM juga menyatakan bahwa insiden jatuhnya pesawat tidak disebabkan oleh serangan musuh atau tembakan dari pesawat lain. Pesawat kedua yang terlibat dalam operasi yang sama dilaporkan berhasil mendarat dengan aman tanpa mengalami masalah.

Pesawat tanker KC-135 adalah pesawat pengisian bahan bakar yang diproduksi oleh Boeing pada tahun 1950-an hingga awal 1960-an. Sejak saat itu, pesawat ini telah menjadi elemen penting dalam armada pengisian bahan bakar militer AS, memungkinkan pesawat tempur untuk melaksanakan misi jarak jauh tanpa perlu melakukan pendaratan kembali untuk mengisi bahan bakar.

Kecelakaan ini terjadi pada hari yang sama dengan insiden terpisah di laut, di mana dua pelaut AS mengalami luka akibat kebakaran yang terjadi di kapal induk USS Gerald R. Ford (CVN-78). Peristiwa ini tidak berkaitan dengan operasi tempur yang sedang berlangsung.

Keberadaan pesawat tanker yang jatuh ini menambah daftar insiden penerbangan militer AS sejak ketegangan dengan Iran meningkat. Ini merupakan pesawat AS keempat yang mengalami kecelakaan sejak serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Hingga saat ini, belum ada informasi yang jelas mengenai kemungkinan korban jiwa akibat insiden terbaru ini. CENTCOM melaporkan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung dan berlanjut.

Sebelumnya, terdapat insiden di mana tiga jet tempur Angkatan Udara AS secara tidak sengaja ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Kuwait, yang merupakan hasil dari kesalahan tembakan dari pihak sendiri. Beruntung, semua awak pesawat berhasil menyelamatkan diri dengan menggunakan kursi ejeksi.

    ➡️ Baca Juga: Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS, Energi Jadi Sorotan

    ➡️ Baca Juga: 29.821 Pegawai Pemprov Riau Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk HUT Provinsi

    Related Articles

    Back to top button