Irjen Roberto GM Pasaribu Ditunjuk Sebagai Kadiv TIK Polri oleh Kapolri

Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengambil langkah strategis dengan melakukan rotasi pada posisi Kepala Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Kadiv TIK Polri) di awal masa tugasnya.
Mutasi ini tercantum dalam Surat Telegram Kapolri dengan nomor ST/2205/X/KEP./2026, yang dikeluarkan pada tanggal 2 Oktober 2026.
Dalam surat tersebut, Jenderal Suyudi menunjuk Irjen Roberto GM Pasaribu untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Irjen Slamet Uliandi, yang akan melanjutkan tugas di luar struktur kepolisian.
Irjen Roberto, yang lahir pada Mei 1979, merupakan lulusan Akademi Kepolisian angkatan 2000. Sejak awal karirnya, ia telah berkiprah di berbagai bidang kepolisian, dengan fokus khusus pada unit Reserse.
Karirnya di dunia kepolisian termasuk menjadi Kasubdit IV Cyber Crime di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pada tahun 2019, di mana ia mulai mengasah kemampuannya dalam menangani kejahatan siber.
Setahun kemudian, Roberto diangkat sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Pada tahun 2021, kepercayaan untuk memimpin sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Yogyakarta pun diberikan kepadanya.
Setelah dua tahun, ia kembali dimutasi dan menjabat sebagai Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta. Pada tahun 2024, Roberto dipercaya sebagai Direktur Reserse Kriminal Siber di Polda Metro Jaya, menunjukkan kemampuannya dalam menghadapi tantangan di era digital.
Pada tahun 2026, Irjen Roberto mengalami kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal, serta mendapatkan penugasan baru di Bareskrim Polri, menandakan pengakuan atas dedikasinya selama ini.
Dengan latar belakang dan pengalaman yang kaya di bidang teknologi informasi dan komunikasi, penunjukan Irjen Roberto GM Pasaribu sebagai Kadiv TIK Polri diharapkan dapat membawa inovasi dan kemajuan dalam sistem informasi kepolisian, meningkatkan efisiensi serta efektivitas dalam penanganan berbagai isu keamanan.
Sebagai Kadiv TIK Polri, Roberto diharapkan mampu menghadapi tantangan di era digital yang semakin kompleks, terutama dalam hal pengamanan data dan penanganan kejahatan siber yang terus berkembang.
Kepemimpinan Roberto diharapkan juga mampu mendorong kolaborasi antara berbagai unit di Polri, serta memperkuat sinergi dengan instansi lain dalam menangani kejahatan di dunia maya.
Pentingnya peran Kadiv TIK Polri semakin meningkat, mengingat teknologi informasi dan komunikasi menjadi aspek krusial dalam penegakan hukum dan keamanan publik di Indonesia.
Irjen Roberto diharapkan mampu membawa perubahan positif, dengan menerapkan strategi yang tepat dalam pengembangan teknologi informasi yang dapat mendukung tugas kepolisian secara keseluruhan.
Melihat rekam jejaknya yang gemilang, banyak yang percaya bahwa kepemimpinan Roberto di divisi ini akan membawa dampak signifikan, baik dalam peningkatan kemampuan anggota Polri maupun dalam pelayanan kepada masyarakat.
Dengan latar belakangnya yang kuat di bidang reserse, serta pengalaman di berbagai posisi strategis, Irjen Roberto GM Pasaribu siap menghadapi tantangan baru sebagai Kadiv TIK Polri, dan berkontribusi dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Indonesia.
➡️ Baca Juga: Bonnie Tyler Meninggal Dunia di Usia 75, Ikon Musik Total Eclipse of the Heart
➡️ Baca Juga: Kapolri Paparkan Strategi Prabowo Atasi Konflik Global dengan Efektif




