Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Fakta Menarik Terungkap dari Bos BGN Terkait Viral Susu MBG di Minimarket

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan penjelasan terkait informasi mengenai susu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang viral di media sosial dan dijual di minimarket.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, saat ditemui oleh media setelah rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, di Jakarta pada hari Kamis, menekankan bahwa pihaknya tidak pernah menjalin kontrak atau komitmen dengan produsen mana pun terkait dengan penjualan produk susu MBG.

“BGN tidak pernah menjalin kontrak atau komitmen dengan produsen tertentu. Jadi, jika ada produsen yang memasarkan produk dengan label susu sekolah, itu merupakan upaya dari pihak tersebut,” ungkap Dadan.

Ia menambahkan bahwa sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan untuk membeli susu MBG dari minimarket atau UMKM setempat untuk memberdayakan peternak lokal.

“Setiap SPPG melakukan pembelian di supermarket atau UMKM, tanpa ada kewajiban untuk membeli dari produsen tertentu. Mungkin ada produsen yang ingin memperkenalkan produk mereka agar lebih laku di pasaran,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa BGN tidak pernah memproduksi susu dalam bentuk apa pun, termasuk yang terkait dengan Program MBG.

“Kami di BGN tidak pernah memiliki atau memproduksi susu, itu tidak pernah terjadi. BGN tidak pernah memproduksi susu,” tegas Nanik.

Oleh karena itu, Nanik meminta masyarakat yang menemukan produk susu atau barang lain yang mengklaim berasal dari BGN atau Program MBG untuk segera melaporkan kepada call center atau layanan pengaduan BGN di nomor 127.

Sebelumnya, publik ramai membahas mengenai produk “susu sekolah” yang diklaim khusus untuk program MBG dan dijual di minimarket. Warganet membagikan foto produk yang dijual tersebut, meskipun tertera label “Susu Gratis Program MBG, tidak untuk diperjualbelikan.” Susu kemasan 125 ml itu terpantau dijual dengan harga sekitar Rp4.000 per kemasan atau Rp138.000 per dus.

    ➡️ Baca Juga: Gibran Tegaskan Pentingnya Keselamatan Warga dan Ruang Demokrasi yang Sehat dalam Kasus Andrie Yunus

    ➡️ Baca Juga: Optimalkan Kinerja iPhone Anda dengan Pengaturan Sederhana yang Efektif

    Related Articles

    Back to top button