Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

BGN Menangguhkan Dua Dapur MBG di Ponorogo karena Pemilik Klaim Cucu Menteri

Dua Kepala SPPG di Ponorogo melakukan perjalanan jauh hingga Blitar, Jawa Timur, akhir pekan lalu untuk menemui Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang. Pertemuan tersebut diadakan saat sosialisasi dan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlangsung di Blitar.

Nanik mengungkapkan bahwa kedua Kepala SPPG tersebut datang dengan tujuan meminta perlindungan. “Mereka rela menempuh jarak jauh hanya untuk bertemu dan berbagi apa yang mereka alami,” ujar Nanik dalam keterangannya.

Rizal Zulfikar Fikri, Kepala SPPG Ponorogo Kauman Somorto, bersama Moch. Syafi’i Misbachul Mufid dari SPPG Ponorogo Jambon Krebet, melaporkan berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam pengelolaan dua SPPG di bawah Yayasan Bhakti Bhojana Nusantara.

Selama berbulan-bulan, mereka merasa tertekan dan diintimidasi oleh pihak Yayasan yang mengklaim memiliki hubungan dengan cucu seorang menteri. Tekanan tersebut membuat mereka merasa tidak berdaya dalam menjalankan tugas.

Yayasan yang mengelola kedua dapur tersebut diduga telah melakukan rekayasa dalam proses pengadaan bahan pangan. Dari anggaran yang ditetapkan BGN sebesar Rp 10 ribu per porsi, mereka hanya menggunakan Rp 6.500 untuk pembelian bahan pangan.

Akibatnya, kedua Kepala SPPG tersebut kerap harus mengeluarkan uang dari saku pribadi untuk menutupi kekurangan belanja agar menu yang disajikan tetap layak dan sesuai harapan.

“Mau tidak mau, saya harus melakukannya, karena saya merasa kasihan pada adik-adik siswa penerima manfaat,” ungkap Mufid dengan nada penuh keprihatinan.

Nanik menilai tindakan pemilik Yayasan tersebut tidak hanya tidak manusiawi, tetapi juga sangat tidak pantas dilakukan terhadap orang-orang yang bertugas untuk kebaikan anak-anak.

Selama ini, kedua Kepala SPPG tersebut terus menerimakan ancaman, termasuk kemungkinan kedatangan pihak kepolisian atau pengacara jika mereka tidak mengikuti perintah Yayasan. Bahkan, relawan dan sekolah yang menerima manfaat dari program tersebut diminta untuk menandatangani sebuah dokumen yang menuntut pengusiran kedua Kepala SPPG itu.

Menanggapi laporan dan keluhan yang disampaikan, Nanik segera menginstruksikan Brigjen TNI Albertus Dony Dewantoro, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II, untuk melakukan inspeksi langsung terhadap kedua dapur tersebut, didampingi Tenaga Ahli Utama Waka BGN bidang Media, Hanibal Wijayanta, beserta timnya.

Nanik merasa marah ketika mengetahui bahwa kedua Kepala SPPG tersebut, yang seharusnya menjadi perwakilan BGN, telah diupayakan untuk disingkirkan melalui cara-cara yang sangat tidak etis. Oleh karena itu, ia langsung memerintahkan untuk menutup kedua dapur itu demi melindungi mereka.

    ➡️ Baca Juga: Freelance Sebagai Side Hustle: Pilihan Ideal untuk Usaha Kecil yang Konsisten

    ➡️ Baca Juga: Perubahan Iklim: Apa yang Harus Kita Lakukan?

    Related Articles

    Back to top button