Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bola

Status WNI Dean James: PSSI Pastikan Tidak Perlu Khawatir

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, memberikan klarifikasi mengenai masalah paspor yang dihadapi oleh pemain Timnas Indonesia, Dean James, di Belanda. Ia menekankan bahwa proses ini sedang ditangani di negara tersebut dan meminta masyarakat untuk tidak merasa khawatir.

Arya menambahkan bahwa PSSI terus memantau perkembangan situasi di Belanda meskipun proses administrasi sedang berlangsung di sana. Dia menegaskan bahwa mereka menunggu penyelesaian dari pihak berwenang setempat.

“Prosesnya bukan di sini, melainkan di sana. Jadi, kita tunggu saja dari mereka; pasti akan ada solusi untuk masalah ini,” jelas Arya kepada awak media di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat, 27 Maret 2026.

Arya juga menegaskan bahwa dicoretnya Dean James dari skuad Timnas Indonesia untuk turnamen FIFA Series 2026 tidak berkaitan dengan masalah paspor yang sedang terjadi. Ia memastikan bahwa semua administrasi terkait pemain tersebut di Indonesia berjalan dengan lancar.

“Tidak ada hubungannya dengan itu, tidak ada kaitannya. Yang menjadi sorotan bukan hanya dia. Jadi, tidak perlu khawatir, karena semua administrasi di sini sudah selesai,” ungkapnya.

Sebelumnya, isu mengenai status Warga Negara Indonesia (WNI) Dean James mencuat setelah NAC Breda mengajukan protes kepada KNVB untuk meminta peninjauan ulang pertandingan melawan Go Ahead Eagles yang dilangsungkan pada 15 Maret 2026.

Protes tersebut diajukan menyusul kekalahan NAC Breda dengan skor 0-6 dari Go Ahead Eagles. Mereka mengangkat isu terkait dugaan ketidakcocokan status hukum Dean James yang bermain selama 75 menit di pertandingan tersebut.

Dalam pernyataan resmi, NAC Breda menyatakan perlunya investigasi untuk memastikan apakah pertandingan itu sah atau harus dinyatakan batal. Mereka menegaskan adanya indikasi bahwa pemain yang tampil mungkin tidak memenuhi syarat hukum untuk bermain di Belanda.

“NAC telah mengajukan permohonan kepada KNVB untuk menilai apakah pertandingan melawan Go Ahead Eagles pada 15 Maret 2026 harus dianggap tidak sah dan perlu diulang,” demikian pernyataan mereka.

“Keputusan ini diambil setelah terungkap bahwa dalam tim Go Ahead Eagles terdapat pemain yang bermain meskipun menurut hukum Belanda tidak diperbolehkan untuk bekerja di negara tersebut, sehingga tidak memenuhi syarat untuk bermain.”

“Setelah KNVB mengeluarkan keputusan, NAC akan memberikan informasi terbaru mengenai hal ini,” ungkap pernyataan resmi di situs NAC Breda.

    ➡️ Baca Juga: Iran Tantang AS Perang Darat, Dampaknya Akan Sangat Signifikan di Kawasan

    ➡️ Baca Juga: Kunci Galeri Foto Anda dengan Password dan Sidik Jari di Semua Jenis HP

    Related Articles

    Back to top button