Integrasi Prinsip GRC untuk Mempercepat Pertumbuhan Usaha Berkelanjutan Brantas Abipraya

PT Brantas Abipraya (Persero) telah menunjukkan komitmennya yang kuat dalam mengintegrasikan prinsip Governance, Risk Management, and Compliance (GRC) dengan penerapan Good Corporate Governance (GCG). Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan tanggap terhadap tantangan zaman.
Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), menekankan bahwa untuk mencapai penerapan GRC yang efektif, prinsip-prinsip ini harus diintegrasikan ke dalam proses bisnis. GRC tidak seharusnya hanya dipandang sebagai alat pengawasan dan pelaporan, melainkan sebagai bagian integral dari setiap aspek operasional perusahaan.
Ia juga menyatakan bahwa pentingnya sinergi antara tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan, dan proses bisnis tidak bisa diabaikan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil oleh perusahaan bersifat prudent dan dapat beradaptasi dengan dinamika serta peluang yang ada di pasar.
“Prinsip GRC harus menjadi bagian dari setiap proses bisnis sejak awal. Dengan memiliki tata kelola yang kokoh, pengelolaan risiko yang terukur, dan kepatuhan yang konsisten, kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap keputusan bisnis tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga membawa nilai tambah serta menjaga keberlanjutan perusahaan di masa depan,” ungkap Dian dalam keterangan resminya pada Jumat, 11 September 2026.
Hasil dari penerapan prinsip ini terlihat dengan jelas ketika Brantas Abipraya kembali mendapatkan pengakuan atas penerapan GRC yang baik melalui ajang TOP GRC Awards 2026. Tahun ini, perusahaan berhasil meraih empat penghargaan yang mencakup berbagai kategori, mulai dari tingkat perusahaan hingga jajaran pimpinan dan Dewan Komisaris.
Penghargaan yang diraih antara lain adalah TOP GRC Awards 2026 dengan predikat #5 Star untuk PT Brantas Abipraya (Persero), serta penghargaan The Most Committed GRC Leader 2026 untuk Agung Fajawanto yang menjabat sebagai Direktur Utama.
Selain itu, penghargaan lainnya termasuk The High Performing Finance & Risk Management Director on GRC 2026 untuk Suradi yang menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, dan The High Performing Boards of Commissioners on GRC 2026 untuk Dewan Komisaris PT Brantas Abipraya (Persero).
Dian menambahkan bahwa penerimaan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus momentum bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas penerapan GRC di seluruh lini organisasi. Ini adalah pengingat berharga untuk tidak berhenti berinovasi dan memperbaiki sistem yang ada.
“Empat penghargaan ini menjadi simbol penghargaan atas upaya kami dalam menerapkan prinsip GRC di Brantas Abipraya, sekaligus dorongan untuk terus memperkuat fondasi yang telah dibangun,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dian menjelaskan bahwa bagi mereka, GRC tidak hanya sekadar memenuhi kewajiban kepatuhan, melainkan juga berfungsi sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang bijak, pengelolaan risiko yang efektif, serta menjaga keberlanjutan bisnis.
Dia juga menekankan bahwa pencapaian di ajang TOP GRC Awards 2026 bukanlah akhir dari perjalanan Brantas Abipraya, melainkan merupakan bagian dari proses perbaikan berkelanjutan yang selalu dijalankan oleh perusahaan.
➡️ Baca Juga: Istana Menyambut Rakyat untuk Halal Bihalal di Hari Lebaran, Kata Seskab Teddy
➡️ Baca Juga: Strategi Investasi Saham Fundamental untuk Membantu Investor Cerdas Membuat Keputusan Rasional




