happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

kpkgg
bola

Kata Tan Cheng Hoe Usai Malaysia Tak Masuk Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Laga 11 Gol Timnas Indonesia

Tim nasional Malaysia berhasil meraih kemenangan gemilang dengan skor 6-0 atas Singapura dalam laga penutup Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Meskipun begitu, kemenangan telak ini tidak cukup untuk mengantarkan Harimau Malaya melaju ke final.

Pertandingan antara Malaysia dan Singapura berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada hari Kamis, 1 Oktober 2026.

Bergson menjadi sorotan utama dalam kemenangan Malaysia, mencetak tiga gol dalam pertandingan ini pada menit ke-8, 62, dan 90+2. Selain itu, Stuart Wilkin, Paulo Josue, dan Syahir Bashah juga turut menyumbangkan masing-masing satu gol pada menit ke-26, 76, dan 87.

Meski Malaysia meraih kemenangan dengan margin besar, peluang mereka untuk mencapai final tetap terhalang. Di stadion yang sama, Timnas Indonesia menciptakan drama yang luar biasa saat berhadapan dengan Bangladesh.

Indonesia sempat memimpin dengan skor 7-2 dan menambah dua gol lagi di masa injury time, menjadikan skor akhir 9-2 untuk keunggulan mereka.

Dengan hasil tersebut, baik Indonesia maupun Malaysia mengumpulkan empat poin dan memiliki selisih gol yang sama, yaitu +9. Namun, skuad Garuda memiliki keunggulan dalam jumlah gol yang dicetak, sehingga berhak menempati posisi teratas klasemen Grup A.

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, memberikan apresiasi kepada para pemainnya meskipun merasa kecewa karena kemenangan tersebut tidak cukup untuk membawa timnya ke babak final.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada semua pemain, kita berhasil memenangkan pertandingan ini. Ini adalah perasaan yang positif, atmosfer yang baik, dan kami tentu ingin melanjutkan perjalanan ini,” ujar Tan setelah pertandingan.

Tan menilai bahwa anak asuhnya tampil agresif sejak awal pertandingan. Arif Aiman dan rekan-rekannya mampu mendominasi jalannya laga serta terus memberikan tekanan kepada pertahanan Singapura.

“Namun, sebagai pelatih, saya sedikit merasa kecewa karena kami tidak dapat melaju ke babak final. Tentu saja, para pemain saya lebih bersyukur dengan sikap mereka, dan mereka merasa senang dengan cara kami bermain,” tambahnya.

Pelatih yang berusia 58 tahun ini juga menegaskan bahwa Malaysia menunjukkan performa yang sesuai dengan rencana permainan. Kecepatan pergerakan bola dan komitmen para pemain menjadi faktor utama dalam kemenangan besar atas Singapura.

“Jika kita lihat, para pemain menunjukkan permainan yang cukup baik dan sangat berkomitmen di setiap umpan. Pergerakan bola yang cepat dan hasil yang memuaskan menjadi kunci keberhasilan kami,” jelasnya.

    ➡️ Baca Juga: Michelle Bachelet Memutuskan Tidak Mencalonkan Diri Sebagai Sekjen PBB

    ➡️ Baca Juga: Laptop Ideal untuk Pekerjaan Online dengan Koneksi Internet Standar yang Optimal

    Related Articles

    Back to top button