Kota Besar di Indonesia yang Berpotensi Hujan Hari Ini, Cek Informasinya!

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memperkirakan adanya potensi hujan ringan hingga lebat yang mungkin disertai kilat dan angin kencang di sejumlah kota besar di Indonesia pada hari ini.
Prakirawan BMKG, Bintari, menjelaskan bahwa secara umum, daerah konvergensi terlihat terbentuk dari Teluk Thailand sampai Laut Cina Selatan, serta dari pesisir utara Papua Nugini hingga Samudra Pasifik utara Papua Nugini. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sepanjang area yang dilalui oleh konvergensi tersebut.
“Dengan demikian, sebagian besar kota besar diperkirakan akan mengalami cuaca yang berawan hingga hujan ringan, sementara hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir diperkirakan akan terjadi di wilayah Padang,” ujarnya yang dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, pada hari Sabtu, 12 September 2026.
Di sisi lain, wilayah yang diprediksi akan mengalami hujan ringan mencakup Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Bandung, Semarang, Tanjung Selor, Mamuju, Palu, Nabire, serta Jayawijaya.
Sedangkan kota-kota besar yang diperkirakan akan mengalami kondisi berawan hari ini meliputi Pekanbaru, Jakarta, Serang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari, dan Jayapura.
Sebelumnya, pada Jumat (11/9), BMKG menyebutkan bahwa beberapa perairan di Sumatera Utara berpotensi mengalami gelombang setinggi empat meter akibat angin kencang yang diperkirakan akan berlangsung dari 11 hingga 14 September 2026.
“Gelombang setinggi empat meter dapat terjadi di perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, dan perairan timur Kepulauan Nias,” jelas Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Dasmian Sulviani, di Medan pada hari Jumat.
Dia juga menambahkan bahwa belokan angin yang terjadi di wilayah Sumatera bagian utara dan suhu permukaan laut yang hangat di Samudra Hindia Barat Sumatera dapat mendukung terbentuknya awan konvektif di kawasan tersebut.
➡️ Baca Juga: Tiga Calon Pelatih Chelsea yang Berpotensi Memimpin Tim di Musim Depan
➡️ Baca Juga: Stasiun JIS Dipastikan Beroperasi pada Juni 2026 Menurut Pramono




