happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
bisnis

Pendaftaran Magang Nasional Batch 3 Angkatan 2 Dibuka Oktober dengan Kuota 70 Ribu Peserta

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran untuk Program Pemagangan Nasional Batch 3 Angkatan 2 pada Oktober 2026, menyediakan sekitar 70 ribu lowongan bagi para peserta yang berminat.

Darmawansyah, selaku Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas di Kemnaker, mengungkapkan bahwa pendaftaran untuk perusahaan penyelenggara magang sudah dimulai sejak September 2026.

“Pada batch ketiga ini, semua lowongan yang tersedia berasal dari sektor perusahaan, tanpa melibatkan kementerian atau lembaga lain,” jelas Darmawansyah dalam konferensi pers di Jakarta.

Ia menambahkan bahwa pendaftaran serta seleksi peserta dijadwalkan berlangsung pada bulan Oktober, sebelum program ini secara resmi diluncurkan melalui acara kickoff yang rencananya akan diadakan pada bulan November.

Darmawansyah memastikan bahwa pemerintah akan menanggung sepenuhnya uang saku bagi peserta magang pada Batch 3, sehingga perusahaan penyelenggara tidak memiliki kewajiban untuk membiayai uang saku tersebut.

Menurut catatan Kemnaker, dari sekitar 100 ribu lulusan Program Magang Nasional tahun 2025, sebanyak 60 ribu di antaranya berhasil menjalani magang di berbagai perusahaan atau industri. Dari jumlah tersebut, hampir setengahnya, yaitu sekitar 30 ribu lulusan, telah berhasil mendapatkan pekerjaan di perusahaan setelah mengikuti program tersebut.

Program Pemagangan Nasional berlanjut pada tahun 2026, di mana Batch 1 diikuti oleh 46 ribu peserta, sementara Batch 2 meluluskan sebanyak 40.962 peserta setelah melalui rangkaian proses seleksi yang ketat.

Pemerintah menargetkan jumlah total peserta untuk Program Pemagangan Nasional 2026 mencapai 150 ribu orang, yang akan dibagi dalam tiga batch.

Kemnaker berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi secara berkala guna menilai manfaat dari program pemagangan ini, termasuk peningkatan kompetensi, pengalaman kerja, dan perkembangan peserta setelah mereka menyelesaikan program yang ditawarkan.

    ➡️ Baca Juga: DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Menjadi Undang-Undang

    ➡️ Baca Juga: Prabowo Kolaborasi dengan Peraih Nobel untuk Memperkuat Ekosistem Riset di Indonesia

    Related Articles

    Back to top button