Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

BTN Raih Laba Bersih Rp1,1 Triliun di Kuartal I-2026, Meningkat 22,6 Persen

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk telah melaporkan pertumbuhan laba bersih yang mengesankan, mencapai 22,6% secara tahunan pada kuartal I-2026. Pencapaian ini didorong oleh berbagai inisiatif transformasi dan inovasi yang diterapkan, serta dukungan kuat dari Pemerintah terhadap industri pembiayaan perumahan di tanah air.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengungkapkan bahwa hasil positif ini merupakan wujud nyata dari keberpihakan Pemerintah kepada masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah. BTN juga terus berkomitmen untuk menjalankan tujuan mulia dalam memfasilitasi masyarakat memiliki tempat tinggal, dengan telah menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang mencapai 6 juta unit sejak tahun 1976 hingga awal April 2026, dengan total nilai mencapai Rp530 triliun.

Nixon mengungkapkan, “Dari 6 juta rumah yang dibangun, jika kita asumsikan satu rumah dihuni oleh empat orang, maka sekitar 24 juta individu kini dapat menikmati hunian yang layak. Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah yang menjadikan sektor perumahan sebagai prioritas nasional yang mendukung masyarakat, yang pada gilirannya menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas hidup.”

Dia menambahkan bahwa pencapaian ini bukan hanya menguatkan kinerja bisnis BTN secara berkelanjutan dan sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG), tetapi juga mempertegas peran BTN sebagai mitra strategis Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan hunian yang layak bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Nixon menjelaskan bahwa sektor perumahan adalah sektor yang padat karya, memberikan peluang kerja bagi banyak tenaga kerja lokal, mulai dari para pengembang hingga pekerja konstruksi. Sebagian besar, sekitar 90 persen, bahan baku untuk membangun rumah bersumber dari produk lokal. Setiap transaksi penjualan rumah juga berkontribusi pada pendapatan negara melalui pajak.

“Industri perumahan nasional memiliki potensi untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi 12,5 juta orang di berbagai sektor terkait. Selain itu, setiap tambahan investasi modal sebesar Rp1 triliun dalam sektor ini dapat menambah 8.000 kesempatan kerja,” tuturnya.

Pada kuartal I-2026, BTN mencatatkan total penyaluran kredit mencapai Rp400,63 triliun, mengalami peningkatan sebesar 10,3% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat Rp363,11 triliun. Dari total tersebut, segmen KPR Subsidi menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan penyaluran mencapai Rp193,55 triliun, naik 7,7% dari Rp179,70 triliun di periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, untuk segmen KPR Non-Subsidi, total kredit mencapai Rp112,56 triliun per kuartal I-2026, meningkat 5,4% dari Rp106,81 triliun.

Dengan pencapaian ini, BTN tidak hanya menunjukkan kinerja yang memuaskan tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi dan sosial di Indonesia. Keberhasilan tersebut mencerminkan dedikasi dan komitmen BTN dalam mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Dalam konteks ini, BTN berupaya untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan pasar, serta menjaga hubungan baik dengan seluruh pemangku kepentingan. Melalui pelaksanaan strategi yang tepat dan berorientasi pada hasil, BTN bertujuan untuk menjadi lembaga keuangan yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Sebagai bagian dari transformasi berkelanjutan, BTN fokus pada pengembangan layanan digital dan peningkatan efisiensi operasional untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi nasabah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi BTN dalam industri perbankan, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor perumahan yang menjadi prioritas nasional.

Melihat ke depan, BTN berkomitmen untuk terus menyalurkan pembiayaan perumahan dan menciptakan solusi inovatif yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam hal hunian yang terjangkau. Dengan tekad yang kuat dan dukungan dari berbagai pihak, BTN optimis dapat mencapai target-target yang telah ditetapkan serta berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

    ➡️ Baca Juga: Ulat Hongkong: Peluang Bisnis Menjanjikan dengan Modal Awal Hanya Rp1 Juta

    ➡️ Baca Juga: Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM untuk Ekonomi Inklusif yang Berkelanjutan

    Related Articles

    Back to top button