Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

Kredit Perbankan Tumbuh 9,37 Persen di Februari 2026, Sektor Investasi Didominasi OJK

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan, Dian Ediana Rae, mengumumkan bahwa pada Februari 2026, pertumbuhan kredit perbankan mencapai 9,37 persen dibandingkan tahun sebelumnya (year-on-year), dengan total penyaluran sebesar Rp 8.559 triliun.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang diadakan secara daring, sebagai hasil dari Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK untuk periode Maret 2026.

Dian menjelaskan bahwa dalam analisis penggunaan kredit, sektor investasi menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, mencapai 20,72 persen (yoy), menandakan peningkatan minat dalam pembiayaan investasi.

“Sementara itu, jika dilihat dari kategori debitur, kredit yang disalurkan kepada sektor korporasi mengalami pertumbuhan tertinggi, yaitu sebesar 14,74 persen (yoy),” ungkap Dian pada hari Senin, 6 April 2026.

Dia menambahkan bahwa dari perspektif kepemilikan, kredit yang diberikan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tumbuh sebesar 12,78 persen (yoy). Selain itu, dana pihak ketiga (DPK) juga mencatatkan pertumbuhan yang positif, mencapai 13,18 persen (yoy) dengan total sebesar Rp 10.102 triliun.

Pertumbuhan yang serupa juga terjadi pada segmen giro yang tumbuh 18,56 persen, deposito yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 13 persen, serta tabungan dengan pertumbuhan 8,12 persen (yoy), menunjukkan tren positif di berbagai instrumen simpanan.

Dari segi likuiditas, kondisi industri perbankan tetap terjaga dengan baik. Hal ini tercermin dari rasio alat likuid terhadap non-core deposit (AL/NCD) yang tumbuh menjadi 121,29 persen dan rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK) yang mencapai 27,4 persen.

“Rasio-rasio ini masih berada di atas ambang batas yang ditetapkan, yaitu 50 persen untuk AL/NCD dan 10 persen untuk AL/DPK,” jelas Dian.

Selain itu, ketahanan likuiditas sektor perbankan juga didukung oleh liquidity coverage ratio (LCR) yang berada di level 195,64 persen. Kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) bruto sebesar 2,17 persen, NPL neto 0,83 persen, serta Loan at risk (LaR) sebesar 9,24 persen.

Secara umum, bank-bank di Indonesia menunjukkan tingkat profitabilitas yang baik dengan rasio Return on Assets (ROA) sebesar 2,37 persen. Ketahanan sektor perbankan juga tercermin dari rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) yang mencapai 25,83 persen, menunjukkan stabilitas yang kuat dalam sistem perbankan.

    ➡️ Baca Juga: Rekor Mengerikan Teja Paku Alam yang Terlewat oleh John Herdman

    ➡️ Baca Juga: Bahlil Tegaskan Ketersediaan Stok BBM Nasional Aman Selama 20 Hari ke Depan

    Related Articles

    Back to top button