Lima Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi, 64 Orang Masih Hilang, 71 Meninggal Dunia

Tim penyelam gabungan kembali berhasil menemukan sejumlah korban dari insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8 yang terjadi di perairan Laut Jawa. Pada hari Senin, 28 September 2026, sebanyak lima korban berhasil dievakuasi dalam operasi pencarian yang dilakukan oleh tim yang terintegrasi.
Kelima korban tersebut berhasil ditemukan dan diangkat dari lokasi oleh tim gabungan yang terdiri dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI Angkatan Laut (TNI AL), serta berbagai potensi pencarian dan penyelamatan.
Setelah dievakuasi, kelima korban tersebut dibawa ke beberapa kapal sebelum diterbangkan ke Banjarmasin untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Empat dari lima korban tersebut terlebih dahulu dievakuasi ke KRI Gusti Ngurah Rai, sementara satu korban lainnya diangkut menggunakan KN SAR Purworejo.
Kemudian, empat korban yang dievakuasi tersebut diterbangkan ke Banjarmasin menggunakan helikopter HS 1331 dari TNI AL, sedangkan satu korban lainnya diangkut dengan helikopter HR 3601 yang dioperasikan oleh Basarnas.
Seluruh korban yang berhasil ditemukan kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani proses identifikasi dan penanganan medis yang diperlukan.
Data manifest KM Virgo Transport 8 menunjukkan bahwa terdapat total 243 penumpang dan awak yang berada di kapal tersebut pada saat kejadian.
Hingga berita terbaru, tim SAR telah menemukan 179 orang, dengan rincian 108 berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, sedangkan 71 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia.
Dengan demikian, masih terdapat 64 orang yang masih dalam pencarian. Kepala Basarnas, M Syafii, menyatakan bahwa keberhasilan tim dalam menemukan lima korban merupakan hasil dari kolaborasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan.
“Setiap korban yang berhasil ditemukan merupakan hasil dari kerja keras, ketelitian, dan sinergi dari semua unsur SAR. Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan pencarian dengan memaksimalkan semua sumber daya yang ada,” ungkapnya.
Syafii memastikan bahwa operasi pencarian masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan akan terus melakukan penyisiran di area pencarian untuk menemukan korban yang masih hilang.
Basarnas juga menegaskan bahwa setiap tahap, mulai dari pencarian, evakuasi, identifikasi, hingga penanganan korban, dilakukan dengan koordinasi yang baik antar unsur terkait, sambil tetap menghormati korban dan keluarganya.
➡️ Baca Juga: Direksi Bumi Resources Minerals Akuisisi Saham dengan Nilai Pembelian di Atas Rp1 Miliar
➡️ Baca Juga: Latihan Badminton Efektif untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Betis Anda




