happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

kpkgg
berita

Rekam Jejak Irjen Dadang Hartanto, Kapolda Metro Jaya dan Guru Besar yang Inspiratif

Irjen Pol Dadang Hartanto baru saja resmi dilantik sebagai Kapolda Metro Jaya oleh Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto. Penunjukan ini menggantikan posisi Komjen Pol Aasep Edi Suheri, yang kini menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.

Surat Telegram Kapolri yang menyatakan penunjukan ini adalah Nomor ST/2205/X/KEP./2026, yang diterbitkan pada 2 Oktober 2026. Seiring dengan pengangkatannya sebagai Kapolda Metro Jaya, penting untuk menelusuri perjalanan karier Irjen Pol Dadang Hartanto sebelum mendapatkan kepercayaan dalam jabatan ini.

Sebagaimana dilaporkan dari berbagai sumber, Irjen Pol Dadang Hartanto adalah alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994. Dengan pengalaman yang luas dalam bidang reserse, ia telah menduduki berbagai jabatan baik di tingkat kewilayahan maupun di Markas Besar Polri.

Kariernya dimulai sebagai Kapolsek Senen pada tahun 2005. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Perwira Penghubung dan Protokol Staf Pribadi Pimpinan (Pabungkol Spripim), menunjukkan kemampuan manajerial dan komunikasi yang baik.

Pada tahun 2009, Dadang dipercaya untuk memimpin sebagai Kapolres Subang. Dua tahun kemudian, ia ditunjuk sebagai Kapolres Cianjur. Pada tahun berikutnya, ia ditugaskan sebagai Wakapolrestabes Bandung dan sekaligus menjadi Staf Pribadi Kapolri.

Di tahun 2014, Dadang Hartanto mendapat penugasan sebagai Assesor Utama di Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri. Tak hanya itu, ia juga menjabat sebagai Koordinator Staf Pribadi Pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, menunjukkan peran pentingnya dalam manajemen kepolisian.

Pada tahun 2016, ia ditugaskan sebagai Analis Kebijakan Madya di Bidang Pideksus Bareskrim Polri. Satu tahun setelahnya, ia dipercaya untuk memimpin sebagai Kapolrestabes Medan, sebuah posisi yang menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap kemampuannya dalam memimpin.

Setelah itu, pada tahun 2018, Dadang Hartanto diangkat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi di Bareskrim Polri. Posisi ini memberikan kesempatan baginya untuk lebih berkontribusi dalam perencanaan strategis di lingkungan kepolisian.

Pada tahun 2022, ia ditunjuk sebagai Wakil Kapolda Sumatera Utara. Di tahun 2023, Dadang menjabat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I di Sespim Lemdiklat Polri, menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia di institusi kepolisian.

Kemudian, pada 20 September 2024, Dadang Hartanto dipercaya sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri, sebuah tanggung jawab yang ia emban hingga Agustus 2025. Jabatan ini menunjukkan perannya dalam pendidikan dan pengembangan kepolisian.

Setelah masa jabatan tersebut, ia diangkat menjadi Kapolda Maluku, menggantikan Irjen Pol Eddy Sumtitro Tambunan, memperluas pengaruh dan tanggung jawabnya di wilayah yang lebih luas.

Selain berkarier di kepolisian, Irjen Dadang Hartanto juga berkontribusi dalam dunia akademik. Sejak tahun 2023, ia tercatat sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), menunjukkan dedikasinya untuk mentransfer pengetahuan dan pengalaman kepada generasi mendatang.

    ➡️ Baca Juga: Laptop dengan Layar Jernih dan Responsif untuk Kebutuhan Desain Grafis Sehari-hari

    ➡️ Baca Juga: Kepala Dinas Tulungagung Ungkap Pemaksaan Oleh Bupati, Karir Dalam Ancaman

    Related Articles

    Back to top button