depo 10k depo 10k
bola

Timnas Indonesia Kalah dari Liga, Erick Thohir Berikan Penjelasan Resmi

Jakarta – Jumlah penonton yang hadir untuk menyaksikan Timnas Indonesia di stadion menjadi sorotan publik. Pada ajang FIFA Series 2026, tingkat kehadiran suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno justru menunjukkan penurunan yang signifikan. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan penjelasan terkait fenomena tersebut.

Saat Timnas Indonesia bertanding melawan Saint Kitts and Nevis, tercatat sekitar 26.703 penonton hadir. Namun, angka ini mengalami penurunan lebih lanjut saat mereka melawan Bulgaria, dengan jumlah penonton hanya mencapai 24.714.

Ironisnya, jumlah penonton tersebut jauh tertinggal jika dibandingkan dengan pertandingan antara Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya, yang mampu menarik perhatian hingga 40 ribu penonton di stadion yang sama. Hal ini cukup mencolok, apalagi kedua laga FIFA Series ini juga menjadi debut pelatih John Herdman di kursi kepelatihan Tim Garuda.

Erick Thohir menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi penurunan jumlah penonton. Salah satu di antaranya adalah jadwal pertandingan yang berdekatan dengan Hari Raya Idul Fitri, yang tentunya mempengaruhi kehadiran suporter.

Selain itu, kegagalan Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026 juga dinilai berkontribusi terhadap berkurangnya antusiasme publik untuk menyaksikan pertandingan secara langsung.

“Kalau kita lihat, kemarin ada pengaruh dari proses menuju Piala Dunia 2026, di mana semua orang merasa antusias,” ungkap Erick.

“Sementara itu, untuk pertandingan lainnya, tentunya penjualan tiket mengalami fluktuasi, ada kalanya naik dan ada kalanya turun,” tambahnya.

Meskipun jumlah penonton di stadion menunjukkan penurunan, Erick tetap memberikan penghargaan kepada semua suporter yang hadir, baik yang menyaksikan langsung di stadion maupun yang menonton dari rumah.

“Saya sangat mengapresiasi suporter yang hadir untuk mendukung Timnas Indonesia. Kami juga berterima kasih kepada mereka yang menyaksikan pertandingan melalui televisi,” kata Erick Thohir.

Menariknya, di sisi siaran televisi, terdapat peningkatan yang signifikan. Erick menyebutkan bahwa rating tayangan pertandingan Timnas Indonesia bisa mencapai angka antara 50 hingga 60 persen.

Erick menegaskan bahwa penting untuk menjaga keseimbangan antara kehadiran penonton di stadion dengan jumlah pemirsa televisi.

“Yang terpenting adalah ada keseimbangan antara rating televisi dan jumlah suporter yang hadir. Saya yakin ke depan akan lebih baik, tergantung pada kualitas pertandingan yang kami sajikan,” jelas Erick.

“Begitu kita mulai memasuki fase Piala Dunia, situasinya pasti akan berbeda,” tambahnya.

Di masa mendatang, performa tim dan momentum kompetisi diyakini akan menjadi kunci untuk mengembalikan euforia suporter di stadion, sehingga mereka dapat kembali memberikan dukungan penuh untuk Timnas Indonesia.

    ➡️ Baca Juga: Gedung Putih Mengecam Penutupan Selat Hormuz yang Dinilai Tak Dapat Diterima

    ➡️ Baca Juga: Pelatih Persija Ungkap 4 Pemain yang Dipanggil John Herdman untuk FIFA Series 2026

    Related Articles

    Back to top button