93 Korban KM Virgo Terjebak di Dalam Kapal, Penjelasan Resmi Basarnas Terungkap

Proses pencarian korban dari kapal KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa terus berlanjut. Hingga hari ke-12 operasi pencarian pada tanggal 24 September, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melaporkan bahwa sebanyak 150 korban telah berhasil ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 orang dinyatakan selamat, sementara 42 lainnya telah meninggal dunia.
Saat ini, terdapat 93 korban yang masih dalam pencarian, dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo.
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko, menjelaskan dalam konferensi pers mengenai perkembangan operasi SAR bahwa tim SAR sedang memaksimalkan upaya pencarian dari bagian atas dan sisi kanan bangkai kapal. Hal ini dikarenakan posisi KM Virgo yang masih miring di bawah laut, sehingga penyelam menghindari akses dari sisi lambung bawah yang berpotensi berisiko.
Yudhi menambahkan bahwa tim penyelam mempertimbangkan hasil pemantauan menggunakan teknologi remotely operated vehicle (ROV), yang menunjukkan adanya pergerakan di bagian badan kapal. Oleh karena itu, keselamatan penyelam dan petugas penyelamat menjadi prioritas utama selama proses pencarian di bawah permukaan air.
“Memasuki sisi lambung bawah kapal akan sangat berisiko,” ujarnya.
Kondisi bawah air pada hari ke-12 operasi pencarian, menurut Yudhi, cukup mendukung untuk melaksanakan penyelaman. Jarak pandang di dalam air relatif jernih dan arusnya tergolong rendah, meskipun kondisi angin dan gelombang di permukaan laut cukup kuat.
Kondisi tersebut memungkinkan penyelam untuk melanjutkan upaya membuka kaca di beberapa ruangan yang sebelumnya telah dipecahkan. Langkah ini bertujuan untuk memperluas akses ke bagian dalam kapal.
“Penyelam yang bertugas kemarin telah memecahkan beberapa kaca ruangan, dan hari ini mereka melanjutkan untuk memecahkan kaca lainnya agar dapat menarik korban yang terjebak di dalam ruangan,” jelasnya.
Yudhi juga mengungkapkan bahwa kelanjutan pencarian di bawah air sangat dipengaruhi oleh kondisi alam, khususnya situasi di bawah permukaan laut. Dengan adanya kondisi yang sama atau lebih baik, hal ini akan membantu penyelam dalam melanjutkan pencarian korban di dalam bangkai KM Virgo Transport 8.
Pada hari ke-12 operasi SAR, tim penyelam gabungan dari Basarnas Special Group (BSG), TNI AL, dan potensi SAR lainnya berhasil mengevakuasi 14 korban yang meninggal dunia dari dalam bangkai kapal yang tenggelam.
➡️ Baca Juga: Kenapa Kuliner Sangat Penting di Era Modern
➡️ Baca Juga: Mental Health: Strategi Efektif untuk Menjaga Keseimbangan Pikiran Anda




