Direksi Bumi Resources Minerals Akuisisi Saham dengan Nilai Pembelian di Atas Rp1 Miliar

Jakarta – Para petinggi PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) kembali menunjukkan kepercayaan mereka dengan melakukan akuisisi saham dalam jumlah signifikan. Kali ini, Charles Daniel Gobel, yang menjabat sebagai Direksi Perseroan, tercatat melakukan transaksi pembelian saham BRMS dengan nilai yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp 1,03 miliar.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi, Charles Gobel melakukan pembelian saham secara bertahap pada tanggal 13 dan 16 Maret 2026. Pada tahap pertama, ia berhasil memperoleh 650.000 lembar saham dengan harga Rp 811 per lembar, yang total pembeliannya mencapai sekitar Rp 527,1 juta.
Setelah itu, Charles melanjutkan dengan menambah kepemilikan sebanyak 700.000 lembar saham lagi, kali ini dengan harga Rp 725 per lembar, yang menghabiskan sekitar Rp 507,5 juta. Dengan langkah ini, total kepemilikan sahamnya meningkat dari sebelumnya tidak memiliki saham sama sekali menjadi 1,35 juta lembar.
Seluruh transaksi yang dilakukan oleh Charles Gobel bertujuan untuk investasi jangka panjang dan merupakan kepemilikan langsung, tanpa melibatkan skema perjanjian pembelian kembali. Meskipun demikian, porsi kepemilikan dan hak suara yang dimilikinya masih tergolong kecil dibandingkan dengan total saham yang beredar di pasar.
Direktur BRMS, Herwin Hidayat, mengungkapkan bahwa tekanan yang dialami oleh saham perusahaan lebih dipicu oleh faktor-faktor makroekonomi yang terjadi di Indonesia. Baru-baru ini, lembaga pemeringkatan internasional seperti Fitch dan Moody’s juga telah merevisi proyeksi ekonomi Indonesia menjadi negatif, yang turut mempengaruhi pasar saham.
Tren penurunan saham BRMS sudah terlihat dalam lima hari perdagangan terakhir. Pada tanggal 12 Maret, harga saham BRMS masih berada di kisaran 870. Namun, pada penutupan perdagangan pada hari Selasa, 17 Maret 2026, harga sahamnya jatuh ke level 680 meskipun terdapat kenaikan sebesar 0,74 persen pada hari itu.
Di sisi lain, aksi pembelian saham oleh direksi sering kali ditafsirkan sebagai sinyal positif mengenai keyakinan internal terhadap prospek bisnis BRMS ke depan. Perusahaan ini terus berupaya mengembangkan proyek-proyek tambangnya, yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan dalam jangka panjang.
Dengan langkah-langkah strategis yang diambil oleh direksi dan komitmen terhadap pengembangan proyek, BRMS menunjukkan bahwa mereka memiliki visi yang jelas dalam menghadapi tantangan pasar. Ini adalah waktu yang penting bagi para pemangku kepentingan untuk memantau perkembangan lebih lanjut terkait akuisisi saham BRMS dan dampaknya terhadap pertumbuhan perusahaan di masa depan.
➡️ Baca Juga: Gresini Racing Mewarnai MotoGP 2026 dengan Sentuhan Budaya Indonesia yang Kuat
➡️ Baca Juga: Mendag Budi Susun Strategi Efektif Atasi Dampak Konflik Iran-Israel




