Kakorlantas Menyoroti Peran Komunitas dalam Meningkatkan Keselamatan Berlalu Lintas di Bali

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh komunitas di Bali sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas di Pulau Dewata. Salah satu momen penting dalam acara ini adalah keberhasilan event Kemala Run 2026 yang mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Penyerahan piagam penghargaan dilakukan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Senin, 20 April 2026. Acara ini merupakan bagian dari inisiatif ‘Polantas Menyapa dan Melayani’ yang dicanangkan oleh Irjen Agus, bertujuan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat setempat.
Di antara komunitas yang menerima penghargaan terdapat Perkumpulan Bengkel Mobil Bali (PBMB), Organisasi Radio Amatir Indonesia (ORARI) Bali, serta Kebon Vintage Cars. Kontribusi mereka diakui sangat berharga dalam menciptakan suasana lalu lintas yang lebih baik.
“Sekarang saya berada di Bali. Sebagai Kakorlantas, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada para tokoh di Bali, khususnya kepada Pak Yos, PBMB, dan ORARI. Harapan saya, program Polantas Menyapa ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” jelas Agus.
Agus menegaskan bahwa kerjasama antara kepolisian dan komunitas sangat penting. Ia mencatat bahwa komunitas berperan strategis sebagai jembatan bagi Polri dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
“Kita harus bersama-sama menjaga keselamatan, karena lalu lintas adalah gambaran budaya bangsa dan bagian penting dari kehidupan kita. Oleh karena itu, kolaborasi dengan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan ketertiban berlalu lintas, sehingga angka kecelakaan di Bali dapat terus berkurang,” tegasnya.
Penghargaan ini menjadi pelengkap setelah suksesnya manajemen lalu lintas dalam ajang Kemala Run 2026 yang berlangsung sehari sebelumnya. Dalam pelaksanaan acara tersebut, Korlantas Polri tidak hanya mengandalkan teknologi terbaru seperti COMOB dan ETLE Drone Presisi, tetapi juga melibatkan kolaborasi dengan elemen masyarakat seperti Pecalang dan berbagai komunitas lokal.
Dukungan yang diberikan oleh komunitas radio amatir seperti ORARI dan komunitas otomotif lainnya dinilai sangat efektif dalam mempercepat penyebaran informasi terkait rekayasa lalu lintas kepada masyarakat. Ini menunjukkan betapa pentingnya peran mereka dalam mendukung keselamatan berlalu lintas di Bali.
“Sinergi ini membuktikan bahwa pengamanan dan pengaturan lalu lintas akan jauh lebih efektif jika melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlangsung demi terciptanya Bali yang aman dan tertib dalam berlalu lintas,” ungkap Agus.
➡️ Baca Juga: Potret Ioniq 5 Hancur Usai Tabrak Pejalan Kaki hingga 23 Motor di Sunter
➡️ Baca Juga: Dapatkan Penghasilan Online dengan Memanfaatkan Layanan Evaluasi Performa Konten Digital




