Listyo Sigit Memimpin Polri Selama 5 Tahun, Mencatat Sejarah Sebagai Kapolri Terlama

Jakarta – Setelah lebih dari tiga dekade mengabdikan diri kepada Korps Bhayangkara, perjalanan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai pemimpin tertinggi Polri kini memasuki babak baru dengan adanya pergantian kepemimpinan.
Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto telah ditunjuk sebagai pengganti Listyo Sigit. Pada tanggal 1 Oktober 2026, Komisi III DPR RI melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan untuk Suyudi, setelah menerima surat dari Presiden mengenai usulan pergeseran dan pengangkatan Kapolri yang baru.
Sejak diangkat pada 27 Januari 2021, Listyo Sigit telah menjalankan tugasnya sebagai Kapolri. Dengan masa kepemimpinan yang lebih dari lima tahun, ia tercatat sebagai salah satu Kapolri dengan masa jabatan terlama dalam sejarah institusi kepolisian di Indonesia.
Sebelum mencapai puncak kariernya di Polri, Sigit menempuh perjalanan panjang melalui berbagai posisi strategis. Lahir di Ambon pada 5 Mei 1969, ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1991.
Dalam perjalanan kariernya, Sigit pernah diamanahi posisi sebagai ajudan Presiden di tahun 2014. Dua tahun setelahnya, ia ditugaskan menjabat sebagai Kapolda Banten, yang menjadi salah satu langkah awal menuju puncak kariernya.
Karirnya berlanjut ketika pada tahun 2018, ia dipercaya sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri. Setahun kemudian, posisi Kepala Bareskrim Polri diambil alih olehnya, yang menjadi salah satu titik penting sebelum ditunjuk sebagai Kapolri pada tahun 2021.
Saat diangkat sebagai Kapolri, Sigit memperkenalkan konsep “Polri Presisi” sebagai pedoman utama dalam arah kebijakan institusi. Konsep ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Di bawah kepemimpinannya, sejumlah reformasi kelembagaan telah dilakukan. Beberapa di antaranya termasuk pembentukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri dan Direktorat PPA-PPO di Bareskrim Polri.
Sigit juga berfokus pada penguatan sejumlah satuan kerja di tubuh Polri, termasuk Korps Brimob, yang memiliki peran vital dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam aspek penegakan hukum, Polri menangani berbagai kasus besar selama masa kepemimpinan Sigit. Hal ini mencakup penanganan perkara yang melibatkan anggota internal kepolisian, yang menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan keadilan.
Saat ini, proses pergantian Kapolri telah memasuki tahap resmi di parlemen. Komjen Suyudi Ario Seto, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), tengah menjalani fit and proper test di Komisi III DPR RI sebagai calon pengganti Listyo Sigit.
Dengan demikian, perjalanan panjang Listyo Sigit di Korps Bhayangkara mendekati akhir masa kepemimpinannya sebagai Kapolri. Sigit sendiri telah berkontribusi dalam institusi ini sejak lulus dari Akpol pada tahun 1991, menjadikan masa jabatannya sebagai salah satu yang paling bersejarah dalam sejarah Polri.
➡️ Baca Juga: Bisnis Rumahan Produksi Tempe Mendoan Crispy untuk Peluang Jualan Sore yang Menguntungkan
➡️ Baca Juga: Seungri Eks BIGBANG Terlibat Kasus Dugaan Penganiayaan, Polisi Seoul Melakukan Penyidikan




