Kondisi Pak Tarno: Terus Jualan Mainan Keliling dan Semangat Sulap Meski Sakit

Jakarta – Berita terbaru mengenai kondisi Pak Tarno kembali memikat perhatian publik. Sosok pesulap yang pernah meramaikan layar televisi ini kini menjalani kehidupan yang sangat berbeda. Meskipun kesehatannya belum sepenuhnya pulih, ia tetap berjuang untuk mandiri dengan cara berjualan mainan keliling di sekitar tempat tinggalnya.
Dalam aktivitas sehari-harinya, Pak Tarno tampak menggunakan kursi roda. Namun, keterbatasan fisik tidak mematahkan semangatnya. Ia terus berkeliling untuk menjajakan dagangan demi memenuhi kebutuhan hidup serta biaya pengobatan yang terus menguras kantong. Scroll ke bawah untuk membaca lebih lanjut mengenai perjalanan hidupnya.
Semangat juang Pak Tarno sangat terlihat dari tekadnya untuk tetap berjualan meskipun sedang sakit. Ia menyatakan bahwa bekerja adalah bagian dari harapannya untuk bisa sembuh dan kembali beraktivitas normal.
“Saya ingin sembuh. Meskipun sakit, saya tetap berdagang karena ingin sembuh. Yang saya inginkan hanyalah sembuh dan bisa berjualan lagi,” ungkap Pak Tarno saat ditemui di kediamannya di Warakas.
Setiap hari, ia menjajakan beragam mainan anak-anak, mulai dari senjata mainan, layangan, hingga gantungan kunci. Lokasi jualannya pun tidak jauh dari kawasan tempat tinggalnya, sehingga ia tetap bisa berinteraksi dengan tetangga dan masyarakat sekitar.
Walaupun kini lebih fokus berjualan, Pak Tarno sesekali masih menerima tawaran untuk tampil di bidang yang membesarkan namanya, yaitu sulap. Ia sering tampil di acara pasar malam atau tempat wisata pada akhir pekan.
“Masih ada. Saya tetap sulap, meskipun dagang. Pada malam hari, saya tampil di pasar malam, sementara siang hari, kadang-kadang di Kota Tua untuk membantu foto-foto,” jelasnya lebih lanjut.
Di lokasi-lokasi wisata seperti Kota Tua, banyak pengunjung yang mengenalnya dan ingin berfoto bersamanya. Sering kali, mereka juga memberikan sumbangan secara sukarela.
“Banyak yang minta foto, setelah itu mereka memberi uang. Biasanya, saya tidak meminta, tetapi mereka tetap memberi,” kata Pak Tarno.
Saat ini, Pak Tarno masih menjalani pengobatan dengan cara tradisional. Ia memanfaatkan ramuan herbal sederhana yang ia buat sendiri di rumah.
“Ya, saya menggunakan jahe, daun salam, dan serai. Ketiga bahan dicampur, dimasak hingga menjadi satu gelas untuk diminum,” jelasnya.
Pendapatan dari berjualan mainan dan aktivitas hiburan memang tidak selalu stabil. Namun, Pak Tarno tetap bersyukur karena masih banyak orang yang peduli dan memberikan bantuan, baik secara materi maupun moral.
➡️ Baca Juga: Eksaminasi Klaster Riset FHUI: Analisis Putusan Kerry Riza dalam Unfair Trial
➡️ Baca Juga: Ribuan Umat Hindu Memadati Candi Prambanan untuk Merayakan Hari Suci




