Persija vs Persebaya: Mauricio Souza Tegaskan Eduardo Tetap Jadi Kiper Utama, Cyrus Margono Cadangan

Jakarta – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan dukungan kepada kiper muda, Cyrus Margono, yang baru saja menjalani debutnya. Mauricio meminta agar publik tidak terburu-buru memberi penilaian negatif hanya berdasarkan satu pertandingan, terutama setelah Cyrus kebobolan tiga gol saat melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di pekan lalu.
Dalam pertandingan debutnya di Super League pada pekan ke-26, kiper berusia 24 tahun ini tidak berhasil membantu Macan Kemayoran meraih poin, setelah kalah dengan skor 2-3. Cyrus harus menghadapi kenyataan pahit saat gawangnya dibobol oleh tendangan bebas Dendy Sulistyawan dan dua gol dari Moussa Sidibe.
Meski mengalami kritik, Mauricio Souza melihat potensi besar dalam diri Cyrus. Pelatih asal Brasil ini berpendapat bahwa penampilan Cyrus tidak seburuk yang dibicarakan banyak orang. Ia menilai bahwa kiper yang didatangkan dari klub Kosovo, KF Dukagjini, tersebut telah melakukan beberapa penyelamatan yang cukup baik di lapangan.
“Kami berlatih setiap hari untuk memperbaiki kesalahan. Saya berharap Cyrus tidak dihakimi hanya berdasarkan satu laga. Dia adalah kiper dengan potensi luar biasa,” ungkap Mauricio dalam konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada hari Jumat (10/4), dilansir dari ANTARA.
Mauricio menambahkan bahwa Cyrus memiliki rekam jejak yang cukup mengesankan, dengan catatan 10 clean sheet dari 30 laga saat berkarier di Eropa. Menurutnya, sang kiper hanya perlu waktu untuk beradaptasi dengan suasana baru dan timnya. “Dia terus berlatih dengan baik; dia hanya membutuhkan waktu untuk siap secara fisik, teknis, dan taktis,” imbuhnya.
Menjelang laga penting melawan Persebaya Surabaya di SUGBK pada Sabtu (11/4) malam, Mauricio memastikan bahwa posisi kiper utama akan kembali diisi oleh Eduardo. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan ini bukanlah bentuk hukuman bagi performa Cyrus.
“Cyrus masih mendapatkan kepercayaan dari kami. Ketidakhadirannya di pertandingan besok bukan karena penampilan sebelumnya, melainkan karena Eduardo adalah kiper utama kami musim ini,” tegas pelatih berusia 50 tahun tersebut.
Saat ini, Persija Jakarta sedang berusaha untuk bangkit, mencari kemenangan perdana setelah meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan dalam tiga laga terakhir. Kehadiran Eduardo di bawah mistar diharapkan dapat memberikan stabilitas dan rasa aman bagi lini pertahanan Macan Kemayoran saat berhadapan dengan Bajul Ijo.
➡️ Baca Juga: Purbaya Paparkan Kekuatan Ekonomi dan Strategi Fiskal RI untuk Menarik Investor AS
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Mengelola Tekanan Saat Bertanding di Turnamen Badminton




