Pramono Resmikan Jalan Rasuna Said Tanpa Tiang Monorel pada HUT Jakarta

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan peresmian jalan yang baru direvitalisasi, Jalan Rasuna Said, yang terletak di Jakarta Selatan.
Peresmian ini dijadwalkan berlangsung pada 22 Juni 2026, bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Pramono menjelaskan bahwa peluncuran wajah baru Jalan Rasuna Said ini dilakukan setelah pemerintah provinsi mencabut tiang-tiang monorel yang telah mangkrak selama lebih dari 21 tahun.
Selain itu, Pemprov Jakarta juga akan menata ulang trotoar dan area di mana tiang monorel sebelumnya berdiri. Dalam acara peresmian nanti, Pramono berencana mengundang mantan Gubernur Jakarta, Sutiyoso, yang akrab disapa Bang Yos.
“Saya akan meresmikan pada tanggal 22 Juni dan mengundang Bang Yos. Jalan Rasuna Said di Kuningan ini, pedestrian-nya pasti akan mirip dengan Jalan Sudirman-Thamrin,” ujar Pramono di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, sebagaimana dilaporkan pada 13 April 2026.
Ia menyatakan bahwa pengundangannya terhadap Sutiyoso terkait dengan proyek monorel yang dimulai pada masa kepemimpinannya. Namun, proyek tersebut tidak dapat dilanjutkan akibat kebijakan dari pemerintah pusat.
“Saya percaya bahwa banyak warisan yang ditinggalkan oleh Bang Yos, khususnya dalam bidang infrastruktur dan transportasi. Namun, monorel ini pasti menjadi beban baginya,” ungkap Pramono.
Lebih lanjut, Pramono menegaskan bahwa perubahan kebijakan dari pemerintah pusat lah yang menjadi penyebab proyek tersebut terhenti, bukan karena keputusan dari Bang Yos.
Seluruh tiang monorel yang ada di kawasan Rasuna Said sudah berhasil dibongkar, dengan total sebanyak 109 tiang.
Sebelumnya, Pramono menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Dinas Bina Marga atas selesainya pembongkaran seluruh tiang monorel tersebut. “Pada hari Sabtu lalu, semua tiang sudah terpotong dan dirapikan,” ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta pada 24 Februari 2026.
Dia menambahkan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan melanjutkan penataan area bekas tiang monorel, yang mencakup pembangunan trotoar, taman, dan saluran air.
“Kami akan segera memulai pembangunan trotoar, taman, dan selokan di kawasan tersebut,” kata Pramono.
Pramono menargetkan bahwa proses penataan Jalan Rasuna Said dapat selesai pada bulan Juni 2026, tepat sebelum HUT DKI Jakarta yang jatuh pada tanggal 22 Juni.
“Mudah-mudahan, saya telah menargetkan agar semuanya dapat diselesaikan pada bulan Juni,” ujarnya.
Di sisi lain, Pramono juga memberikan arahan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) dan ojek online agar tidak berjualan dan parkir sembarangan di area tersebut.
➡️ Baca Juga: Kampus Binawan Selenggarakan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI untuk Memperkuat Nilai Kebangsaan Generasi Muda
➡️ Baca Juga: Derita Kurir dan Harapannya pada Peraturan Menteri Komdigi



