Istri Purbaya Dukung BPDP dalam Pengelolaan Komoditas Unggulan UMKM Berkelanjutan di RI

Jakarta – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) berpartisipasi dalam “Festival Dhawafest Pesona 2026: Persembahan Elok Nusantara”, yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kementerian Keuangan pada 4 hingga 6 Maret 2026 di Gedung Dhanapala, Jakarta.
Acara yang berlangsung selama tiga hari dan dihadiri oleh sekitar 5.000 peserta ini bertujuan untuk memperkenalkan komoditas unggulan yang dikelola BPDP, serta berbagai program yang mendukung pengembangan industri perkebunan berkelanjutan di Indonesia.
Ida Purbaya, Pembina Dharma Wanita Kementerian Keuangan sekaligus istri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan apresiasi terhadap inisiatif BPDP yang secara aktif mendorong pengembangan komoditas perkebunan secara berkelanjutan.
Ia juga menekankan pentingnya bagi BPDP untuk terus berinovasi dan menciptakan program hilirisasi untuk tiga komoditas utama, dengan melibatkan UMKM binaan BPDP. Hal ini bertujuan agar produk-produk yang dihasilkan oleh UMKM dapat dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
“Ikhtiar untuk mengembangkan komoditas sawit, kelapa, dan kakao secara berkelanjutan sangat penting bagi perekonomian nasional sekaligus kesejahteraan masyarakat,” ungkap Ida dalam keterangannya pada 9 Maret 2026.
Saat mengunjungi booth BPDP, Ida menyatakan bahwa dukungan terhadap UMKM dan pengembangan produk bernilai tambah merupakan langkah yang sangat baik untuk memperkenalkan komoditas Indonesia ke pasar yang lebih luas.
“Dan supaya bisa memberikan manfaat yang lebih luas,” tambahnya.
Dalam festival ini, BPDP menyediakan booth edukasi yang memberikan informasi kepada pengunjung mengenai peran penting BPDP dalam pengembangan tiga komoditas strategis, yaitu sawit, kelapa, dan kakao.
Melalui booth tersebut, BPDP juga memperkenalkan berbagai produk turunan dari ketiga komoditas yang banyak digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Dalam keikutsertaannya di Dhawafest Pesona 2026, BPDP juga menghadirkan UMKM mitra binaan, seperti Nora Indonesia dan Cokelatin Signature. Nora Indonesia menampilkan produk batik tenun yang menggunakan pewarna alami dari komoditas BPDP, khususnya kakao dan kelapa, sehingga menghasilkan produk tekstil yang ramah lingkungan serta memiliki nilai budaya yang tinggi.
Sementara itu, Cokelatin Signature mempersembahkan produk cokelat berkualitas yang dihasilkan melalui proses fermentasi biji kakao, sehingga menciptakan cita rasa cokelat yang khas dan bernilai tambah tinggi.
Dengan partisipasinya dalam Dhawafest Pesona 2026, BPDP menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan komoditas perkebunan yang berkelanjutan, serta mendorong UMKM untuk meningkatkan kelas mereka melalui inovasi produk, peningkatan kualitas, dan perluasan akses pasar.
➡️ Baca Juga: Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Terkait AI
➡️ Baca Juga: Solusi E-Learning Lokal: Transformasi Pembelajaran di Era Digital




