BKI Tingkatkan Kerja Sama dengan Industri Maritim Regional dan Global di Asia Pasifik

Jakarta – PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), yang merupakan induk holding BUMN Jasa Survei atau IDSurvey, menegaskan dedikasi mereka untuk terlibat dalam pertumbuhan industri maritim global. Selain itu, mereka juga berkomitmen untuk memperluas peran Indonesia dalam ekosistem maritim internasional.
Direktur Utama BKI, R. Benny Susanto, mengungkapkan bahwa komitmen ini terwujud melalui kehadiran BKI dalam pameran dan konferensi maritim Asia Pacific Maritime (APM) 2026. Acara ini berlangsung di Singapura pada akhir Maret 2026.
“Partisipasi BKI dalam acara ini bertujuan untuk memperluas jaringan kerja sama dengan para pelaku industri maritim baik di tingkat regional maupun global, sekaligus memperkenalkan peran dan kemampuan perusahaan di arena internasional,” jelas Benny dalam pernyataannya pada Selasa, 14 April 2026.
Benny yang hadir dalam acara tersebut didampingi oleh Munir M, Vice President (VP) Operasi Bisnis Klasifikasi, serta delegasi BKI lainnya. Dia menegaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan momentum yang penting bagi BKI untuk berinteraksi langsung dengan beragam pemangku kepentingan industri, termasuk pelaku usaha perkapalan, sektor lepas pantai, serta pengembang teknologi kelautan.
Lebih lanjut, Benny menerangkan bahwa Asia Pacific Maritime merupakan salah satu forum maritim terkemuka di kawasan Asia yang mempertemukan berbagai pelaku industri dari beragam negara.
“Pameran dan konferensi ini membahas berbagai perkembangan dalam industri pembangunan kapal, workboat, sektor lepas pantai, serta teknologi maritim. Ini termasuk pengembangan sistem kelautan yang berbasis listrik dan hibrida,” ungkapnya.
Selama rangkaian acara, delegasi BKI juga melakukan kunjungan ke beberapa booth peserta pameran. Salah satu di antaranya adalah Indonesian National Shipowner’s Association (INSA) dan Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), yang masing-masing mewakili Indonesia dalam forum tersebut.
“Kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pelaku industri nasional di tingkat internasional,” kata Benny.
Dalam kesempatan yang sama, BKI juga melakukan kunjungan ke kantor Weichai Group, sebuah perusahaan global yang bergerak dalam produksi mesin, termasuk mesin kelautan. Kunjungan ini bertujuan untuk membuka peluang pertukaran informasi serta menjajaki kerja sama yang dapat mendukung pengembangan industri maritim.
“Melalui partisipasi dalam Asia Pacific Maritime 2026, BKI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam perkembangan industri maritim global, serta memperkuat peran Indonesia di dalam ekosistem maritim internasional,” tambahnya.
➡️ Baca Juga: Pendidikan Formal Meningkatkan Kesadaran Anti Kejahatan di Masyarakat Modern
➡️ Baca Juga: Siapkan Uang Tunai Rp65,7 Triliun untuk Ramadhan 2026, Simak Cara Penukaran Uang Kecil di BCA




