happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
berita

Profil Komjen Suyudi: Peran Utama dalam Penyidikan Modern untuk Mengungkap Kejahatan Kompleks

Jakarta – Komisi III DPR RI telah melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Uji kelayakan ini dibuka untuk umum di Gedung DPR RI, Jakarta, pada pukul 09.10 WIB oleh Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.

Sebelumnya, pimpinan DPR RI telah menerima surat dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang berisi usulan untuk memberhentikan dan mengangkat jabatan Kapolri pada tanggal 30 September 2026.

“Sejalan dengan hasil Rapat Badan Musyawarah DPR RI yang baru saja dilakukan, kami menugaskan Komisi III untuk melaksanakan uji kelayakan bagi Komjen Pol Suyudi Ario Seto,” ungkap Habiburokhman.

Karir Suyudi dimulai di pasukan Brimob, di mana ia dikenal sebagai sosok yang tangguh, disiplin, dan berani dalam memimpin di lapangan. Ia berpengalaman dalam menangani wilayah-wilayah yang rawan kejahatan, termasuk Polsek Tanah Abang dan Penjaringan. Selama menjabat sebagai Kapolres di empat daerah berbeda, yaitu Majalengka, Bogor Kabupaten, Bogor Kota, dan Jakarta Pusat, Suyudi menunjukkan kemampuan yang mumpuni dalam menerapkan penyidikan berbasis scientific crime investigation.

Di posisi sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Suyudi berkomitmen untuk mendorong anggotanya agar meninggalkan metode penyidikan yang konvensional.

Dengan pendekatan penyidikan ilmiah yang menggabungkan prosedur hukum dengan berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi, seperti ilmu forensik, Suyudi berhasil mengungkap berbagai kejahatan yang kompleks.

Di bawah kepemimpinannya, tim reserse diarahkan untuk memprioritaskan validitas alat bukti melalui analisis dari laboratorium forensik, identifikasi sidik jari (Inafis), kedokteran forensik, dan digital forensik, guna membangun konstruksi kasus yang tak terbantahkan di pengadilan.

Melalui pendekatan scientific crime investigation, ia berhasil membongkar sindikat yang melibatkan aparat hingga notaris. Dedikasi dan prestasinya dihargai dengan penghargaan dari Menteri ATR/BPN.

Suyudi juga terlibat dalam misi penjemputan buronan kasus pembobolan BNI senilai Rp 1,7 triliun, Maria Pauline Lumowa, di Serbia.

Sebagai pemimpin dalam perang melawan narkoba di Indonesia, salah satu pencapaian signifikan yang diraihnya adalah pembongkaran sebelas jaringan pengedar narkoba di berbagai wilayah di tanah air.

    ➡️ Baca Juga: 3 Langkah Efektif Menghindari Penipuan Dokumen Digital dengan Aman dan Mudah

    ➡️ Baca Juga: Real Madrid Menang Telak 4-0 atas Malaga, Bellingham dan Mbappe Tampil Mengagumkan

    Related Articles

    Back to top button